Jakarta, Arina.id—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap bahwa meningkatnya suhu udara yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia akhir-akhir ini disebabkan oleh periode transisi dari musim kemarau ke musim hujan.
Selain itu, fenomena cuaca panas juga dipengaruhi oleh pergeseran posisi semu matahari ke wilayah ekuator.
"Indonesia saat ini masuk dalam periode transisi dari musim kemarau ke musim hujan. Ciri khas periode ini adalah kondisi udara yang panas pada pagi hingga siang hari akibat minimnya tutupan awan,” kata Prakirawan Cuaca BMKG, Bony Septian Panjaitan dilansir BMKG.
Bony menjelaskan, ketika radiasi matahari meningkat menjelang siang hingga sore hari, biasanya akan terjadi pertumbuhan awan yang dapat memicu hujan pada malam hari.
Namun, saat ini kondisi atmosfer menunjukkan dominasi angin timuran yang membawa udara kering dari Australia.
“Kami mencatat Monsun Australia Index menunjukkan angin timuran masih cukup kuat dibandingkan kondisi normal. Angin ini membawa udara kering ke wilayah Indonesia, terutama di bagian selatan dan sekitar Pulau Jawa,” jelasnya.
Minimnya kelembapan udara dan tutupan awan inilah yang menyebabkan potensi suhu panas terasa lebih menyengat di sejumlah wilayah.
BMKG memperkirakan cuaca panas yang terjadi dalam beberapa hari terakhir mencapai suhu maksimum 37,6°C. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut di berbagai wilayah hingga akhir Oktober atau awal November 2025.
Tips di tengah cuaca panas Indonesia
- Cegah dehidrasi dengan minum air yang banyak dan tak minum menunggu habis
- Hindari minuman berkafein, minuman berenergi, alkohol, dan minuman manis
- Hindari kontak dengan sinar matahari secara langsung, dan lebih baik gunakan topi atau payung
- Memakai baju yang berbahan ringan dan longgar. Kelima, hindari menggunakan baju berwarna gelap agar tidak menyerap panas
- Sebisa mungkin berteduh diantara jam 11.00 hingga 15.00
- Jangan meninggalkan siapapun di dalam kendaraan dalam kondisi parkir baik dengan jendela terbuka maupun tertutup
- Gunakan tabir surya minimal 30 SPF pada kulit yang tidak tertutup oleh baju sebelum keluar rumah
- Sediakan botol semprot air yang dingin di dalam kendaraan.
Editor: Kendi Setiawan


