Dark
Light
Dark
Light

Muhammad Ali Ramdhani: Puasa Ramadan Tingkatkan 5 Jenis Kecerdasan Manusia

Muhammad Ali Ramdhani: Puasa Ramadan Tingkatkan 5 Jenis Kecerdasan Manusia

Jakarta, Arina.id – Kepala BMBPSDM Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani mengungkapkan pentingnya seorang Muslim dapat memahami kecerdasan manusia dalam konteks puasa Ramadan. 

Dia mengatakan bahwa pada Ramadan tahun 1446 Hijriah ini BMBPSDM Kemeng mengusung tema Bulan Ramadan yang Menenangkan dan Menyenangkan.
 
“Ukuran dan takaran manusia sejati adalah mereka yang mampu berpikir dengan baik. Penelitian menyebutkan bahwa puasa dapat mengungkit kecerdasan manusia,” ungkapnya dalam tayangan video YouTube Arina Media Official.

Ramdhani menyebutkan dalam literatur-literatur  Islam, umat Islam meyakini bahwa komposit dari kecerdasan itu paling tidak ada lima jenis kecerdasan yakni kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan fisik, kecerdasan sosial, dan kecerdasan spiritual.

“Kita meyakini bahwa dengan berpuasa, kemampuan berpikir kita akan lebih jernih dalam menangkap berbagai fenomena dan masalah, serta lebih tajam dalam menganalisis solusi. Dengan demikian, mitigasi-mitigasi persoalan dapat diselesaikan secara tuntas,” jelasnya.

Di sisi lain, lanjut Ramdhani puasa juga mampu mengangkat kecerdasan emosional. Orang yang terlatih berpuasa akan terlatih pula untuk mengendalikan hawa nafsunya, karena ia dibiasakan untuk menahan sesuatu yang esensial, seperti makan dan minum. Penting untuk diketahui, tingkat kecerdasan emosional sangat memengaruhi pengambilan keputusan seseorang. 

“Bahkan, banyak orang bijak yang menyebutkan, 'Jangan pernah engkau mengambil keputusan ketika engkau marah' karena setengah kecerdasanmu akan hilang" sebutnya.

Selain itu, puasa juga terbukti dapat meningkatkan kesehatan fisik kita. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa puasa mampu membunuh sel-sel kanker.

Kecerdasan sosial juga menjadi lebih terbangun melalui puasa. Kecerdasan sosial ini muncul dari kesadaran kita untuk merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain yang kurang beruntung. Dalam konteks ini, puasa melahirkan jiwa kesetiakawanan sosial, keprihatinan, dan kepedulian terhadap sesama.

Terakhir, puasa mampu mengangkat kecerdasan spiritual kita. “Melalui puasa, kita menyadari bahwa apa yang kita lakukan semuanya adalah sebagai penghambaan kita kepada Sang Khalik, dengan harapan memperoleh balasan pahala yang berlipat ganda,” pungkas Ramdhani.


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo