Arina.id - Dua bencana dahsyat menerjang Amerika Serikat (AS): kebakaran hutan di California dan banjir bandang di Texas. Data sementara kebakaran di California menewaskan 12 orang dan banjir bandang di Texas menewaskan 43 orang.
Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California (Cal Fire) menjelaskan, kebakaran di Madre California saat ini telah menyebar ke 70.800 hektare (ha) lahan di San Luis Obispo County. Dan saat ini baru 10 persen berhasil diatasi, demikian kata Cal Fire dalam penyampaian informasi terbaru pada Jumat sore kemarin, 04 Juli 2025.
Sampai saat ini kebakaran masih butuh penanganan cukup serius. Kebakaran hutan tersebut dimulai pada Rabu, 02 Juli 2025, sekitar pukul 1 siang waktu setempat (03.00 WIB) dan telah menghancurkan satu struktur bangunan, serta mengancam 50 bangunan lainnya, menurut data Cal Fire.
"Pembaruan Kebakaran Madre 7.4.2025: Luas lahan 70.800, dengan 10 persen upaya pengendalian & 1 bangunan luar hancur," kata Departemen Pemadam Kebakaran San Luis Obispo County di X.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tidak ada laporan korban luka, tetapi lebih dari 200 penduduk setempat telah diperintahkan untuk dievakuasi, menurut laporan surat kabar The Los Angeles Times pada Jumat.
Dikutip dari Sputnik, lebih dari 600 personel terlibat dalam memadamkan Kebakaran Madre, yang luasnya tiga kali lipat lebih besar dari kebakaran Palisades beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, kebakaran Palisades telah melanda lahan seluas 23.000 hektare di Los Angeles County pada Januari lalu, serta menewaskan 12 orang dan menghancurkan hampir 7.000 bangunan.
Sementara itu, ketika warga California harus berjuang menghadapi kebakaran hutan, di wilayah lain, warga Texas sedang menghadapi terjangan banjir hebat disertai badai kuat. Korban hilang akibat banjir mencapai 43 orang. Mayoritas dari korban tersebut merupakan anak-anak.
Pasukan penyelamat mencari lusinan anak-anak yang hilang dari kamp musim panas Kristen di sana. Para pejabat di Kerr County, Sabtu kemarin, 05 Juli 2025, mengatakan korban termasuk 15 anak. Sebanyak 850 korban lain di wilayah yang terletak sekitar 137km (85 mil) barat laut San Antonio berhasil diselamatkan.
Seperti dilaporkan Aljazeera, perairan setempat meluap naik secara cepat hingga 26 kaki (8 meter) di Sungai Guadalupe dalam tempo 45 menit sebelum fajar Jumat, 04 Juli 2025. Luapan langsung menyapu permukiman warga dan kendaraan di sekitarnya.
Sementara Layanan Cuaca Nasional (NWS) mengatakan banjir kilat darurat telah berakhir di Kerr County -- sebagai pusat banjir. Mereka memperingatkan hujan lebat disertai badai akan datang, memungkinkan banjir bakal bertahan sampai pukul 7 malam waktu setempat (00:00 GMT hari Minggu).
Pihak berwenang masih belum mengungkapkan berapa banyak orang yang hilang. Namun data sementara lebih dari 27 anak-anak dari Camp Mystic, sebuah kamp musim panas Kristen di dekat sungai di Kerr County, ditemukan tewas.
Letnan Gubernur Texas, Dan Patrick, mengatakan jumlah pengunjung yang tidak diketahui jumlahnya telah datang ke area kamp untuk perayaan Hari Kemerdekaan di sekitar sungai. "Kami tidak tahu berapa banyak orang berada di tenda. di trailer kecil dan rumah sewa di sebelah sungai," katanya di Fox News Live.
Adapun Gerg Abbot, Gubernur setempat mengatakan bakal terus mencari para korban hilang ke sejumlah wilayah yang airnya saat ini mulai surut. "Kami akan menemukan masing-masing dari mereka," katanya.
Otoritas Kota Kerrville Dalton Rice mengatakan lebih dari 1.000 penyelamat berada di lapangan untuk membantu upaya pencarian dan penyelamatan. Helikopter dan drone digunakan. Helikopter Penjaga Pantai AS juga telah terbang untuk membantu.
"Mereka mencari di setiap lokasi yang mungkin ada korban," kata Rice, sambil menambahkan bahwa para kru menghadapi kondisi yang keras ketika menjelajahi saluran sungai yang berbatu.
Editor: Muhammad Taufiq


