Arina.id - Arus mudik kendaraan meninggalkan Jakarta pada H-5 Lebaran Idul Fitri 2026 melonjak 101 persen. Kenaikan volume kendaraan ini terpantau melewati Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ).
General Manajer (GM) Operasi dan Pemeliharaan PT. Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) Desti Anggraeni, mengatakan, bila mengacu data lalu lintas, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju Cikampek melalui MBZ tercatat sebanyak 44.075 kendaraan, meningkat 101,33 persen dari lalu lintas normal sebesar 21.892 kendaraan.
"Lonjakan signifikan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Ruas MBZ ini menunjukkan mobilitas pemudik kembali tinggi pada periode pekan gelombang kedua puncak arus mudik," katanya, seperti dikutip dari Antara.
Sementara itu, volume lalu lintas kendaraan menuju Jakarta juga mengalami peningkatan yakni sebanyak 29.796 kendaraan, naik 26,01 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 23.646 kendaraan.
Secara keseluruhan, kata dia, total kendaraan yang melintas Ruas Jalan Layang MBZ pada kedua arah mencapai 73.871 kendaraan. Peningkatan volume lalu lintas ini menunjukkan tinggi mobilitas kendaraan masyarakat menjelang Hari Raya Lebaran tahun ini.
Pihaknya terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan.
Pengguna jalan diminta memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan yang dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.
"Tetap utamakan keselamatan berkendara sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan," ucap dia.
Pengguna jalan juga dapat mengakses informasi terkini maupun permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol melalui pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133, Twitter @PTJASAMARGA serta aplikasi Travoy 4.5 untuk pengguna iOS dan Android.(KR-PRA).
Editor: Muhammad Taufiq


