Arina.id. Proses pemakzulan terhadap Presiden Yoon Suk Yeol terjadi pada Sabtu, 14 Desember 2024. Sebelum era Yoon Suk Yeol, sudah ada 12 nama daftar Presiden Korea Selatan sepanjang masa sejak tahun 1948.
Pengertian pemakzulan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang diakses secara daring adalah proses, cara, dan perbuatan memakzulkan.
Sedangkan memakzulkan mempunyai arti menurunkan dari takhta atau memberhentikan dari jabatan. Makna lain adalah meletakkan jabatannya (sendiri) sebagai raja atau berhenti sebagai raja.
Yoon Suk Yeol merupakan Presiden Korea Selatan (Korsel) ke-13 sepanjang sejarah berdirinya negara tersebut. Tepat sebelum era Yoon Suk Yeol, Korsel sempat dipimpin Moon Jae-In mulai tahun 2017 hingga 2022.
Majelis Nasional Korea Selatan menyetujui proses pemakzulan terhadap Presiden Yoon Suk Yeol yang didasari atas aksi pengumuman status darurat militer oleh Yoon Suk Yeol pada tanggal 3 Desember 2024 lalu.
Proses pemakzulan terhadap Presiden Korsel Yoon Suk Yeol sudah disetujui oleh 204 anggota Majelis Nasional dari total 300 anggota yang memberikan suara.
Di lain sisi, terdapat 85 anggota yang menolak pemakzulan ini. Delapan suara dinilai tidak sah dan tiga suara memilih abstain. Berikutnya, posisi Yoon Suk Yeol mulai ditangguhkan sebagai Presiden Korsel. Perdana Menteri Han Duck-soo lantas ditunjuk sebagai penjabat presiden.
Pada hari Minggu, 15 Desember 2024, Yoon Suk Yeol dilaporkan tidak menghadiri panggilan jaksa penuntut umum guna dilakukan penyelidikan atas aksi pengumuman darurat militer.
Rencananya, jaksa bakal kembali melayangkan surat panggilan kedua terhadap Presiden Korsel yang posisinya sedang ditangguhkan itu.
Daftar Nama Presiden Korsel: Park Geun-Hye Satu-Satunya Wanita
Syngman Rhee adalah Presiden Korsel pertama. Ia memimpin mulai tahun 1948 hingga berakhir pada 1960. Masa Syngman Rhee berlaku selama 11 tahun lebih.
Yun Po-sun kemudian mengisi jabatan Presiden Korsel kedua. Ia tak lama memegang posisi tersebut, yakni 1960–1962 saja. Park Chung Hee, pemimpin Supreme Council for National Reconstruction (SCNR) tampil sebagai presiden ketiga selama 1963–1979.
Presiden Korsel berikutnya adalah Choi Kyu-Hah (1979–1980), Chun Doo-Hwan (1980–1988), Roh Tae-Woo (1988–1993), hingga Kim Young-Sam (1993–1998).
Lantas Kim Dae-Jung (1998–2003), Roh Moo-Hyun (2003–2008), Lee Myung-Bak (2008–2013), serta masa Park Geun-Hye. Nama terakhir menjadi satu-satunya wanita yang pernah menjabat Presiden Korsel hingga kini.
Park Geun-hye memulai kekuasaan pada 25 Februari 2013 dan berakhir 10 Maret 2017 alias sekitar empat tahun. Posisinya lalu digantikan Moon Jae-in (2017–2022) hingga datang era kepemimpinan Yoon Suk-Yeol mulai tahun 2022 hingga sekarang.
Berikut ini merupakan daftar lengkap nama Presiden Korea Selatan sebelum era Yoon Suk Yeol beserta masa kepemimpinannya:
- Syngman Rhee (1948–1960)
- Yun Po-Sŏn (1960–1962)
- Park Chung-Hee (1963–1979)
- Choi Kyu-Hah (1979–1980)
- Chun Doo-Hwan (1980–1988)
- Roh Tae-Woo (1988–1993)
- Kim Young-Sam (1993–1998)
- Kim Dae-Jung (1998–2003)
- Roh Moo-Hyun (2003–2008)
- Lee Myung-Bak (2008–2013)
- Park Geun-Hye (2013–2017)
- Moon Jae-In (2017–2022)
- Yoon Suk-Yeol (2022–sekarang)
Editor: Abdul Fatah


