Dark
Light
Dark
Light

Pendaftaran Calon Rektor Baru UIN SMH Banten Dibuka, Ini Syarat dan Tahapannya

Pendaftaran Calon Rektor Baru UIN SMH Banten Dibuka, Ini Syarat dan Tahapannya

Serang, Arina.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten secara resmi mengumumkan dimulainya penjaringan bakal calon Rektor untuk periode 2025–2029 pada Rabu (9/4/2025). Proses seleksi pimpinan tertinggi kampus jingga tersebut akan berlangsung hingga akhir Juli 2025.

Ketua Panitia, Masykur Wahid menjelaskan, pendaftaran dan penyerahan berkas bakal calon Rektor akan dibuka mulai 14-30 April 2025. 

Ia mengatakan, dengan masa pengumuman selama lima hari dan pendaftaran selama 17 hari, panitia berharap akan ada belasan Guru Besar potensial yang mendaftarkan diri untuk melanjutkan estafet kepemimpinan UIN SMH Banten.

"Adapun persyaratan bagi bakal calon Rektor merujuk pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perubahan atas PMA Nomor 68 Tahun 2015 mengenai Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua PTK yang Diselenggarakan oleh Pemerintah,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/4/2025).

Akademisi yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan di Fakultas Dakwah  itu merinci, setidaknya ada 11 poin persyaratan yang harus dipenuhi, baik yang bersifat umum maupun khusus. 

Poin-poin tersebut sebagaimana tertulis dalam Pengumuman Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN SMH Banten Nomor 01/Un.17/Pan-PBCR/04/2025 tertanggal 8 April 2025.

Tak hanya itu, merujuk pada Surat Keputusan Rektor Nomor 185 Tahun 2025, telah ditetapkan panitia penjaringan yang terdiri dari tujuh orang, termasuk Ketua, Sekretaris, dan Anggota. 

“Panitia akan melayani seluruh proses penjaringan secara prima selama jam kerja di Sekretariat Ruang Kepegawaian, Lantai G, Kampus 2 UIN SMH Banten,” tuturnya. 

Lebih lanjut, Masykur mengungkapkan bahwa panitia secara terbuka mengundang seluruh akademisi terbaik dan memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor. 

Proses ini, kata dia, adalah langkah penting dalam menyiapkan kepemimpinan UIN SMH Banten menuju usia ke-63 pada 16 Oktober 2025 mendatang. Periode 2025–2029 juga menjadi tonggak ketiga dalam milestones pengembangan UIN SMH Banten 2015–2034, yang berfokus pada peningkatan mutu dan daya saing nasional serta ASEAN.

“Panitia berharap proses penjaringan ini berjalan lancar, sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku. Bakal calon yang terpilih akan disampaikan kepada Rektor untuk melanjutkan ke tahap pertimbangan oleh Senat Universitas,” ujarnya. 

Terakhir, doktor bidang filsafat Islam ini melaporkan bahwa proses pengangkatan Rektor UIN SMH Banten dilakukan melalui empat tahapan, yakni: (1) penjaringan bakal calon, (2) pemberian pertimbangan, (3) penyeleksian, dan (4) penetapan serta pengangkatan. Diharapkan seluruh proses ini dapat diselesaikan sebelum tanggal 28 Juli 2025.


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo