Jakarta, Arina.id — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meluncurkan logo peringatan 100 Tahun atau 1 Abad NU sekaligus Kick Off Peringatan Harlah 1 Abad NU pada Senin (5/1/2026).
Logo ini didesain dengan kandungan makna yang sangat mendalam dan sejalan dengan tema peringatan Harlah 1 Abad NU yakni Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia.
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menjelaskan, tema ini merupakan kelanjutan dari visi besar NU dalam membangun peradaban, yang sejak awal menjadi cita-cita berdirinya Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.
Tema tersebut juga dinilai sejalan dan berkesinambungan dengan peringatan Harlah 1 Abad NU versi Hijriah.
"Kita memahami bahwa jam'iyyah ini didirikan dengan visi untuk membangun peradaban. Itu berarti bukan hanya untuk bangsa Indonesia saja, bukan hanya untuk kaum mukminin juga tapi juga untuk seluruh umat manusia," jelasnya di Gedung PBNU, Jakpus pada Senin (5/1/2026).
Angka 100
Angka 100 dalam logo harlah melambangkan satu abad perjalanan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, matang, dan berpengalaman dalam menghadapi dinamika zaman.
100 tahun bukan sekadar usia, tetapi simbol kematangan, evaluasi, dan tonggak sejarah besar. Bentuk solid menunjukkan keteguhan bangsa setelah perjalanan panjang.
Angka 1
Angka 1 menjadi simbol fondasi awal kemerdekaan yang berakar pada nilai moral, spiritualitas, harapan, dan pertumbuhan. Hijau mencerminkan keberlanjutan dan komitmen menjaga nilai luhur bangsa.
Warna hijau dalam angka 1 melambangkan bahwa awal perjuangan bangsaFondasi moral dan spiritual Indonesia Merdeka. Akar nilai yang menjadi penopang perjalanan 100 tahun berikutnya.
Angka 00
Melambangkan kejayaan, kemuliaan, dan pencapaian peradaban. Warna emas merepresentasikan tujuan besar Indonesia menuju bangsa yang unggul, bermartabat, dan berkelas di tingkat global.
Dua angka 0 berwarna emas menunjukkan hasil dari perjalanan panjang bangsa. Cita-cita Indonesia menuju masa depan yang unggul dan bermartabat. Lingkaran "0" juga bermakna kesempurnaan dan kesinambungan.
Membulat dan Solid
Menggambarkan kesinambungan, persatuan, serta kekokohan bangsa dalam merajut masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Warna emas dalam angka 100 abad NU melambangkan Kejayaan, Kemuliaan, Prestasi, Peradaban tinggi.
Sementara warna hijau, harapan dan pertumbuhan, Kesuburan dan keberlanjutan, Nilai religius dan moral (sangat kontekstual dengan Indonesia).
Editor: Kendi Setiawan


