Jakarta, Arina.id — Kebakaran besar melanda Hollywood Hills dan daerah sekitarnya pada Rabu (8/1/2025) malam telah menghancurkan sekitar 1.100 rumah, bisnis, dan bangunan lainnya serta mengancam landmark terkenal Los Angeles.
Lebih dari 130.000 orang terpaksa mengungsi, sementara lima orang dilaporkan tewas. Sejumlah selebriti termasuk Paris Hilton bersama dengan penduduk lokal lainnya harus meninggalkan rumah mereka yang hancur oleh api pada Kamis (9/1/2025), waktu Indonesia.
Menurut Associated Press, kebakaran ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah Los Angeles setelah dimulai pada hari Selasa dan telah melumat sekitar 15.832 hektar di dekat pantai.
Kebakaran yang dikenal dengan nama Sunset Fire di Hollywood Hills telah meluas lebih dari 60 hektar di dekat Runyon Canyon yang terkenal sejak pertama kali dilaporkan pada pukul 6 sore waktu setempat, atau Kamis, 09.00 Wib.
Selain itu, kebakaran Eaton Fire melanda wilayah pedalaman dengan luas sekitar 10.600 hektar di timur laut pusat kota Los Angeles, sementara Hurst Fire juga menghanguskan sekitar 850 hektar di timur laut kota tersebut.
Semua kebakaran ini belum dapat dikendalikan, dipicu oleh angin musiman Santa Ana yang kencang, vegetasi kering, dan rendahnya kelembaban udara.
Selebriti Paris Hilton mengungkapkan kesedihannya setelah menyaksikan rumahnya di Malibu terbakar habis. "Heartbroken to find out what happend to my house by seeing that it was burning to the ground on live TV," tulisnya di Instagram @parishilton.
Ia berbagi cerita bahwa rumah tersebut menyimpan banyak kenangan berharga termasuk saat putranya, Phoenix, pertama kali belajar berjalan.
Bintang Star Wars Mark Hamill juga mengungkapkan kesedihannya. Ia dan keluarganya terpaksa mengungsi saat kebakaran mendekat ke Malibu.
Dalam unggahannya, Hamill menceritakan ketegangan selama evakuasi dengan api membakar kedua sisi jalan yang mereka lewati. "Kebakaran ini adalah yang terburuk sejak 1993," tulisnya di Instagram @markhamill.
Perintah evakuasi telah diberlakukan di wilayah tersebut karena api yang bergerak cepat menuju Hollywood Boulevard, yang merupakan lokasi terkenal Walk of Fame. Seiring berkembangnya Kebakaran Sunset, jumlah kebakaran aktif di kota ini semakin meningkat.
Tempat-tempat penampungan telah didirikan untuk menampung para pengungsi, dan lebih dari 450.000 pelanggan di California Selatan mengalami pemadaman listrik. Selain itu, air minum di empat distrik juga dinyatakan tidak aman oleh pihak berwenang.
Petugas pemadam kebakaran mengungkapkan bahwa mereka kewalahan dengan skala kebakaran yang begitu besar. "Kami melakukan yang terbaik, namun kami kekurangan personel pemadam kebakaran di LA County untuk menangani semua kebakaran ini," kata Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles County, Anthony Marrone dilansir berita Anadolu.
Pihak berwenang awalnya mengonfirmasi dua korban jiwa setelah diperbarui jumlah korban menjadi lima orang. "Kami berharap jumlah ini tidak bertambah, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," ujar Sheriff Los Angeles County Robert Luna.
Para ahli meteorologi memperkirakan kondisi kering dan angin kencang yang memperburuk penyebaran api akan berlanjut hingga Jumat (10/1/2025). Angin kencang bahkan memaksa pesawat-pesawat pemadam kebakaran untuk dihentikan operasinya.
"Malam ini, kondisi angin lebih ringan, sehingga kami dapat mengerahkan pesawat dan sumber daya tambahan untuk mengatasi kebakaran ini," ujar Kepala Pemadam Kebakaran Pasadena, Chad Augustine.
Editor: Kendi Setiawan


