Dark
Light
Dark
Light

Perang Timur Tengah Kian Berdarah, Iran Balas Bombardir Wilayah Israel Tengah

Perang Timur Tengah Kian Berdarah, Iran Balas Bombardir Wilayah Israel Tengah

Arina.id - Iran membalas serangan gabungan AS-Israel dengan menembakkan 10 rudal balistik ke Israel Tengah. Serangan balasan Teheran ini disebut-sebut paling besar sejak awal perang pada 28 Februari 2026 lalu. Demikian dilaporkan Times of Israel, Kamis 2 April 2026.

Harian Middle East Monitor juga melaporkan, sirene berbunyi di seluruh Israel tengah saat rudal-rudal tersebut terdeteksi. Tim penyelamat juga segera menanggapi laporan dampak di beberapa daerah, yang kemungkinan disebabkan oleh jatuhnya bom puing-puing.Satu rudal dilaporkan membawa “hulu ledak kluster,” yang menyebarkan bom-bom kecil di wilayah tersebut.

Peluncuran tambahan kemudian melaporkan terjadi di Israel tengah, utara, dan wilayah Yerusalem. Namun seperti biasanya, media-media Israel tidak akan melaporkan berapa jumlah korban jiwa akibat serangan Iran tersebut. 

Sebelumnya, militer Israel mengatakan angkatan udaranya telah memulai "gelombang serangan besar-besaran" yang menargetkan puluhan situs infrastruktur Iran di Teheran. Pesawat Israel membon sebuah jaringan pabrik farmasi dan pelabuhan Iran kemarin. 

AS dan Israel telah melanjutkan serangan udara terhadap Iran sejak Februari yang menghasilkan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei. Iran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menyasar Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. 

Serangan balasan Iran ini menyebabkan korban jiwa tidak sedikit dan merusak infrastruktur, serta mengganggu pasar global dan penerbangan internasional. 

Tindakan berbalas serangan bom ini terjadi kemarin ketika AS dan Israel menyerang fasilitas farmasi di Teheran. Serangan itu dinilai menjadi "pukulan signifikan terhadap rantai pasokan medis nasional," setelah fasilitas rantai produksi negeri hancur. 

Media pemerintah Iran mengidentifikasi fasilitas tersebut sebagai bagian dari perusahaan Tofigh Daru, produsen bahan baku utama yang digunakan dalam obat-obatan rumah sakit dan perawatan khusus.

Wakil Menteri Kesehatan Iran Mahdi Pirsalehi menyebut serangan tersebut menyebabkan "kehancuran total unit produksi dan departemen penelitian dan pengembangan pabrik."

“Dulu, daerah ini merupakan salah satu produsen bahan baku terpenting di negara ini untuk obat-obatan rumah sakit, perlengkapan ruang operasi, dan obat-obatan antikanker tertentu,” katanya, dikutip dari middleeasteye (MeE), Rabu 1 April 2026.


Editor: Muhammad Taufiq
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo