Dark
Light
Dark
Light

Indonesia Rencanakan Bangun RS Ibu dan Anak di Gaza

Indonesia Rencanakan Bangun RS Ibu dan Anak di Gaza

Arina.id -- Dua organisasi masyarakat asal Indonesia yakni Yayasan Maemuna Center Indonesia serta Aqsa Working Group (AWG) berinisiatif untuk membangun Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Indonesia di Jalur Gaza, Palestina.

Hal tersebut disampaikan oleh Onny Firyanti Hamidi selaku Ketua Maemuna Center Indonesia dalam konferensi pers di Ruang Diplomasi, Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat (14/3/2025).

"Pembangunan RSIA ini di antaranya dilatarbelakangi oleh laporan Komisioner Hak Asasi Manusia PBB pada November 2024 yang menyebutkan sekitar 70 persen korban genosida adalah perempuan dan anak-anak,” ucap Onny, dikutip dari Antaranews.

“Banyak ibu yang terpaksa melahirkan tanpa anestesi, serta anak-anak yang harus menjalani amputasi tanpa obat penghilang rasa sakit. Ini adalah krisis kemanusiaan yang membutuhkan respons segera," imbuhnya.

Onny turut menjelaskan bahwa sampai saat ini, belum ada rumah sakit yang secara khusus menangani kebutuhan medis ibu dan anak di Gaza, maupun wilayah Palestina secara keseluruhan.

Dalam kesempatan yang sama, Rifa Berliana Arifin selaku Presidium Aqsa Working Group juga menyampaikan bahwa untuk mnyukseskan program ini, pihaknya sudah menjalin koordinasi dengan pihak Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza.

Rencananya program pembangunan RSIA Indonesia akan berdiri di atas tanah wakaf seluas 5 ribu meter persegi, yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Palestina.

Lokasi pembangunan ada di dekat Rumah Sakit Anak Al-Rantisi (Al-Rantisi Children Hospital) di Gaza City. RSIA Indonesia rencananya akan berdiri 4 lantai, termasuk basement. Bangunan memiliki luas total 10.310 meter persegi.

Proses Pembangunan bakal melibatkan tim ahli yang sudah berpengalaman membangun proyek rumah sakit kemanusiaan. Mereka adalah arsitek Riza A. Chairil dan Ir. Edy Wahyudi, yang juga mantan Site Manager Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

Rencana Pembangunan RSIA Indonesia turut mendapat apresiasi dari Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI).

“Kami mengapresiasi upaya Aqsa Working Group (AWG) dan Maemuna Center dalam menginsiasi proyek pembangunan RSIA Indonesia di Gaza,” ucap Ahrul Tsani Fathurrahman sebagai Direktur Timur Tengah Kemlu RI.

Ia juga menyoroti sejumlah inisiatif lain yang sudah dilakukan berbagai lembaga di Indonesia  sebelumnya. Termasuk renovasi RS Indonesia di Gaza Utara oleh MER-C dan  Baznas, serta pendirian sejumlah masjid semi permanen di Gaza oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI).

“Melalui koordinasi dan kolaborasi, Kemlu siap mendukung semua inisiatif dari lembaga kemanusiaan, termasuk dalam koordinasi dengan Pemerintah Palestina maupun dengan negara-negara tetangga Palestina,” ucap Direktur Kemlu.


Editor: A. Sentosa
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo