Arina.id -- Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, turut menghadiri event World Leaders Summit 2025 di Roma, Italia.
Tak hanya hadir sebagai undangan, juga diagendakan turut berbicara dalam forum World Leaders Summit on Children's Rights, pada Senin (3/2/2025).
Dikabarkan oleh Antaranews, Megawati Soekarnoputri mendarat di Roma, Italia, pada Jumat (31/1/2025) malam waktu setempat.
Sementara dalam rombongan Megawati tersebut juga turut terlihat puteranya M. Rizki Pratama, serta puterinya yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani. Dalam rombongan tersebut juga terdapat Ketua DPP PDIP Bintang Puspayoga, serta Guru Besar Fakultas Hubungan Internasional Universitas St.Petersburg Connie Rahakundini Bakrie.
Kedatangan rombongan Megawati langsung disambut oleh Michael Trias Kuncahyono selaku Dubes RI untuk Takhta Suci Vatikan, juga Tika Wihanasari selaku wakil Dubes RI untuk Italia.
"Kapan tiba di Roma," tanya Megawati kepada media.
"Penerbangan tadi menyenangkan. Tidak ada turbulensi," imbuhnya, soal penerbangan panjang 13 jam dari Jakarta ke Roma.
Lewat keterangan resmi, Ketua DPR RI Puan Maharani, menyebut bahwa World Leaders Summit on Children's Rights dihadiri sejumlah perwakilan negara-negara di dunia.
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemimpin Dunia tentang Hak Anak tersebut dipimpin oleh Paus Fransiskus. Event ini rencananya akan berlangsung 3 Februari 2025, di Istana Apostolik, Aula Konsistori, Kota Vatikan.
"Saya datang memenuhi undangan Paus Fransiskus karena 3 Februari nanti perwakilan negara-negara berkumpul di Vatican City menghadiri World Leaders Summit on Children's Rights," kata Puan, dikutip dari Detik, Sabtu (1/2/2025).
Pertemuan para pemimpin dunia tersebut bakal menjadi platform penting guna mengatasi berbagai masalah mendesak terkait hak anak. Forum ini sekaligus untuk mendorong kerja sama internasional dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anak di seluruh dunia.
Forum World Leaders Summit on Children's Rights 2025 mengambil tema “Let's Love and Protect Them”.
"Tema konferensi ini sangat sesuai dengan situasi nyata di lapangan. Karena anak-anak di seluruh dunia terus menghadapi ancaman serius terhadap hak-hak mereka," jelas Puan.
"Misinya bagaimana kita bisa memenuhi hak anak, termasuk hak pendidikan, perlindungan dari kekerasan dan pemenuhan hak dalam lingkup keluarga," imbuhnya.
Editor: A. Sentosa


