Jakarta, Arina.id – Kongres Ke-18 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Surabaya meluncurkan tiga program utama, yaitu Mustika Darling, Mustika Mesem, dan Mustika Segar.
Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengatakan Muslimat Cantik Sadar Lingkungan (Mustika Darling) sudah dilakukan lewat bank sampah tahun 2017, dan terus dikembangkan.
Program ini diinisiasi untuk membangun kasadaran kebersihan lingkungan sekaligus pengelolaan sampah serta kelestarian lingkungan hidup khususnya bagi anggota Muslimat NU di Indonesia.
"Hari ini kita ingin seluruh jajaran Muslimat NU memiliki kesadaran untuk terus merawat lingkungannya terutama bersih-bersih sampah," kata Khofifah dalam sambutannya.
Tugas Mustika Darling membersihkan sampah saat dan setelah kegiatan Muslimat NU sehingga lingkungan di tempat acara kembali bersih.
Selain itu, hasil pengelolaan sampah dibuat aneka kerajinan daur ulang seperti tas, topi dan lainnya.
Kedua, Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem (Mustika Mesem), Khofifah menyebut program ini sudah berjalan namun pengurus ingin program ini lebih masif lagi.
Khofifah menceritakan tiap pengajian Muslimat NU, tiap-tiap orang membawa satu telur yang kemudian diberikan kepada keluarga yang terindikasi rentan stunting.
Program ini diinisiasi untuk membangun mengentaskan kemiskinan ekstream dalam bentuk gerakan nyata berbagi makanan sehari-hari dalam kemasan rantang secara rutin dari donatur kepada warga terdekat setiap hari.
Program ini partisipasi Muslimat NU untuk mendukung pemerintah menurunkan kemiskinan ekstream di masyarakat. Teknisnya dibentuk satuan tugas di ranting, Pencatatan warga, pendataan donatur, pembagian kelompok.
Ketiga, Muslimat Cantik Sehat dan Bugar (Mustika Segar) yakni senam muslimat NU yang akan menjadi bagian penguatan Muslimat NU yang sehat dan bugar.
"Kita mendapatkan support (dukungan) dari Menteri Kesehatan," jelasnya.
Editor: Kendi Setiawan


