Dark
Light
Dark
Light

Kapal Imigran Gelap Tenggelam di Tunisia, Setidaknya 27 Korban Tewas

Kapal Imigran Gelap Tenggelam di Tunisia, Setidaknya 27 Korban Tewas

Arina.id – Setidaknya ada 27 korban tewas dalam kecelakaan yang berujung tenggelamnya kapal imigran gelap di wilayah perairan lepas pantai Kepulauan Kerkennah, Tunisia. Hal ini dikabarkan oleh stasiun radio Mosaique FM, yang mengutip keterangan tim SAR Tunisia pada Kamis (2/1/2025) kemarin.

Berdasar informasi otoritas setempat, kapal tersebut berangkat dari Libya dengan tujuan Italia. Nahas, kapal mengalami kerusakan dan tenggelam di tengah perjalanan, atau saat memasuki wilayah Tunisia.

Sejatinya penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan dan belum bisa dipastikan oleh otoritas terkait. Namun diduga musibah ini terjadi karena kerusakan mesin kapal, ditambah terjangan cuaca buruk di Laut Mediterania pada awal tahun 2025.

Sampai saat ini dikabarkan ada 27 korban tewas, namun sejumlah penumpang lain berhasil diselamatkan. Regu penyelamat dari Tunisia masih terus berupaya mencari korban lain. Diduga masih ada korban hilang, lantaran jumlah pasti penumpang kapal tidak diketahui.

Dikutip dari Xinhua disebutkan bahwa Garda Nasional dan Pertahanan Sipil Tunisia sudah berhasil menyelamatkan 83 orang, serta mengevakuasi 27 jasad dari perairan mereka.

“Sepanjang operasi, ada 80 migran yang diselamatkan, termasuk 17 wanita dan 7 anak-anak. Ada 27 mayat yang ditemukan, termasuk 1 orang bayi,” tulis Xinhua dengan mengutip keterangan dari Garda Nasional Tunisia.

Xinhua juga menjelaskan bahwa sampai saat ini Tunisia dikenal sebagai salah satu wilayah paling populer yang digunakan sebagai transit poin, bagi para imigran gelap yang akan menuju wilayah Eropa via Laut Mediterania.

Sementara itu dikabarkan oleh Antaranews, menurut Zied Sdiri selaku Kepala Pertahanan Sipil di Kota Sfax, Tunisia, insiden tenggelamnya kapal imigran terjadi sekira 3 mil laut dari wilayah Kerkennah. Para imigran tersebut seluruhnya berasal dari wilayah Afrika sub-Sahara.

Sampai saat ini wilayah Eropa masih menjadi kawasan paling favorit yang menjadi tujuan para imigran gelap, termasuk yang berasal dari Afrika.

Pada umumnya mereka terpaksa meninggalkan tanah kelahirannya karena alasan ekonomi, serta untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Sementara alasan lain yang kerap muncul adalah untuk menghindari konflik politik, pelanggaran HAM, dan perang saudara.

Setidaknya ada 3 jalur masuk imigran Afrika ke wilayah Eropa. Pertama, menyeberangi Laut Mediterania lalu masuk ke Italia. Kedua, menyeberangi Selat Gibraltar lalu masuk ke Spanyol. Ketiga, menyeberang Laut Aegea via Turki ke wilayah Yunani.


Editor: A. Sentosa
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo