Dark
Light
Dark
Light

Doa Naik dan Turun Gunung, Singkat dan Mudah Dibaca

Doa Naik dan Turun Gunung, Singkat dan Mudah Dibaca

Arina.id - Gunung adalah salah satu ciptaan Allah yang cukup menakjubkan. Udara sejuk dan keindahan yang dimiliki gunung membuat sebagian orang ingin mendekati dan menikmati panorama alamnya. Di sisi lain, perjalanan menuju suatu daerah terkadang harus melewati jalan yang menanjak dan menurun. Dalam keadaan seperti ini, Islam mengajarkan doa dan zikir tertentu yang dianjurkan untuk dibaca ketika berjalan menuju tempat tinggi maupun rendah.

Terkait doa naik dan turun gunung, dalam sebuah hadits dari Jabir bin Abdullah, beliau berkata bahwa para sahabat jika naik ke tempat tinggi mereka membaca takbir dan jika turun mereka bertasbih. 

كُنَّا إِذَا صَعِدْنَا كَبَّرْنَا، وَإِذَا نَزَلْنَا سَبَّحْنَا

Artinya: “Kami dahulu apabila naik (ke tempat yang tinggi), kami bertakbir, dan apabila turun (ke tempat yang rendah), kami bertasbih. (HR Bukhari no 2993)

Dengan demikian, ketika sedang menempuh perjalanan menaiki gunung, bukit, lantai atas, atau tempat tinggi lainnya, dianjurkan untuk membaca takbir, yaitu:

ٱللّٰهُ أَكْبَرُ    

Allâhu Akbar    

Artinya: “Allah Maha Besar.”

Syekh Ibnu Allan dalam kitab Dalilul Falihin li-Turuqir Riyadis Shalihin (Beirut, Darul Kitabil Arabi: t.t) juz VI, hal. 149 menjelaskan, makna takbir dalam doa saat berada di ketinggian ini adalah: kami menyaksikan kebesaran dan keagungan Allah sebagai bentuk peralihan dari ketinggian secara fisik menuju penyaksian terhadap ketinggian maknawi (spiritual). 

Secara maknawi, ketika seseorang berada ‘di atas’ terkadang rentan terinfeksi penyakit sombong dan merasa diri lebih baik dari mereka yang berada ‘di bawah’. Lafaz takbir bisa menjadi pengingat bahwa Allah Maha Besar sehingga tidak ada yang perlu disombongkan.

Sementara itu, ketika sedang menempuh perjalanan turun dari gunung, bukit, lantai atas, atau tempat tinggi lainnya, dianjurkan untuk membaca tasbih, yaitu:

سُبْحَانَ ٱللّٰهِ    

Subhânallâh    

Artinya: “Maha Suci Allah.”

Menurut Syekh Ibnu Allan, makna dari kalimat tasbih ini adalah: kami menyaksikan kesucian Allah dari segala sesuatu yang tidak layak bagi-Nya. Dengan mengucapkan tasbih saat turun dari ketinggian, seorang Muslim bisa menyadari kerendahan dan kelemahan dirinya untuk kemudian mengakui bahwa Allah bersih dan terbebas dari semua kekurangan yang ada pada makhluk.

Demikian doa yang bisa dibaca ketika naik dan turun gunung, bukit, atau tempat tinggi lainnya. Meskipun bacaan doa ini cukup singkat dan mudah dihafal, namun mengandung makna yang dalam. Dengan membaca doa tersebut diharapkan bisa mendapat keselamatan dan kelancaran perjalanan serta memperkuat keyakinan tentang kebesaran Allah dan kesempurnaan-Nya. 


Editor: Aiz Luthfi
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo