Dark
Light
Dark
Light

Putus Asa: 3 Cara Menghadapi Dilengkapi Doanya

Putus Asa: 3 Cara Menghadapi Dilengkapi Doanya

Dalam menjalani kehidupan ini, seseorang terkadang menemui fase keterpurukan yang bisa membuatnya putus asa. Dalam ajaran Islam, putus asa termasuk sesuatu yang harus dihindari karena dinilai tidak ada manfaatnya dan justru yang ada malah sebaliknya.

Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar (Beirut: Dar Ibn Hazm, 2004), halaman 259-262 menjelaskan, setidaknya ada 3 cara yang bisa dilakukan ketika seseorang menghadapi kondisi terpuruk dan putus asa, sebagaimana berikut:

1. Membaca Al-Qur'an dan Hadits

Jika seseorang mengalami keterpurukan sangat dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur'an sekaligus merenungkan maknanya, terlebih ayat-ayat yang mengandung hikmah dan harapan. Misalnya Surat Al-Baqarah ayat 214:

اَمْ حَسِبْتُمْ اَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَّثَلُ الَّذِيْنَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْۗ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاۤءُ وَالضَّرَّاۤءُ وَزُلْزِلُوْا حَتّٰى يَقُوْلَ الرَّسُوْلُ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗ مَتٰى نَصْرُ اللّٰهِۗ اَلَآ اِنَّ نَصْرَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ 

Artinya: “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) seperti (yang dialami) orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan, dan diguncang (dengan berbagai cobaan) sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, “Kapankah datang pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.”

Selain ayat tersebut, masih banyak ayat-ayat lain yang berisi tentang motivasi yang bisa membangkitkan semangat hidup, seperti surat Al-Insyirah ayat 1-8, Al-Fath ayat 18, Ali Imran ayat 139, dan beberapa ayat lainnya. Menurut Imam Nawawi, ayat-ayat harapan ini dianjurkan dibaca dengan suara pelan atau bisa juga minta dibacakan oleh orang lain.

Selain membaca Al-Qur’an, dianjurkan pula untuk membaca hadits-hadits Rasulullah yang mengandung hikmah, motivasi, kisah, dan harapan, misalnya hadits berikut:

إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلَاءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ

Artinya: “Sesungguhnya besarnya balasan tergantung dari besarnya ujian. Dan jika Allah cinta kepada suatu kaum, Dia akan menguji mereka, barangsiapa yang ridla maka baginya keridlaan Allah, namun barangsiapa yang murka maka baginya kemurkaan Allah." (HR Tirmidzi).

2. Berdzikir 

Ketika dinamika kehidupan seolah tidak memihak bahkan sampai melahirkan putus asa, hal yang bisa dilakukan agar mendapat ketenangan jiwa adalah berdzikir atau mengingat pada kekuasaan Allah. Dengan berdzikir seseorang bisa merasakan ketenangan batin dan mengusir aneka kegundahan yang menyelimuti jiwa. Sebagaimana firman Allah dalam Surat Ar-Ra'd ayat 28:

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ

Artinya: "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram."

Ada sejumlah dzikir yang bisa dibaca oleh umat Islam, seperti istighfar, tasbih, tahmid, tahlil, takbir, dan sebagainya.

3. Berdoa

Di antara upaya yang bisa dilakukan ketika dilanda keterpurukan adalah berdoa memohon kepada Allah agar bisa menemukan solusi. Salah satunya adalah doa yang disampaikan oleh Imam Nawawi. Menurutnya, doa ini pernah dibaca oleh Rasulullah saat bersandar kepada Sayyidah Aisyah, sebagaimana berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَالْحِقْنِي بِالرَّفِيقِ الْأَعْلَى

Allâhummaghfir lî warḫamnî wa alḫiqnî birrafîqil a‘lâ.

Artinya: “Ya Allah, semoga engkau ampuni aku, sayangi aku dan sampaikanlah aku pada tempat yang tinggi."

Itulah 3 hal yang bisa dilakukan oleh umat Islam ketika menghadapi situasi terpuruk dan putus asa dalam menjalani roda kehidupan. Dengan melakukan hal tersebut diharapkan bisa mengubah putus asa menjadi optimisme dan membuat hidup menjadi lebih baik. Wallahu a‘lam.


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo