Dark
Light
Dark
Light

Doa dan Amalan Agar Cepat Dapat Jodoh

Doa dan Amalan Agar Cepat Dapat Jodoh

Problematika mencari jodoh tekadang mudah bagi seseorang dan sulit bagi orang lain. Kesulitan menemukan jodoh yang pas dan bisa saling menerima, menjadi fenomena yang paling dominan sehingga banyak yang menganggap mencari jodoh bukanlah hal mudah.

Faktanya yang mempersulit datangnya jodoh adalah diri sendiri. Pasalnya, seseorang memiliki banyak kriteria yang harus dipenuhi sehingga sibuk mengeliminasi sosok yang datang mendekat tanpa mempertimbangkan apakah dirinya sendiri sudah sesuai dengan kriteria orang yang dia seleksi.

Semua proses untuk mencari dan mendapatkan jodoh ini tidak terlepas dari ikhtiar dan tawakkal (doa) yang harus terus dilakukan. Terdapat beberapa doa masyhur yang diyakini bisa memperlancar urusan jodoh. Doa ini bisa diamalkan oleh para pemuda dan pemudi yang masih sulit atau belum mendapatkan jodoh.

Muhammad Amin bin Idrus BSA menyebutkan dalam kitabnya yang berjudul Budurus Sa’adah fi Bayani Ma Yusthlabu Indan Nikah tentang dua ayat yang biasa digunakan untuk mempercepat datangnya jodoh. Ayat tersebut adalah sebagai berikut:

رَبِّ اِنِّيْ لِمَآ اَنْزَلْتَ اِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيْرٌ 

Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan (rezeki) yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS. Al-Qasas ayat 24.).

Ayat yang bisa diamalkan dengan sering membacanya dan dijadikan wirid ini merupakan doa Nabi Musa ketika mengungsi ke Madyan dan beliau mengalami kesulitan rezeki, kemudian bertemu dengan putri Nabi Syu’aib dan singkat cerita mereka dinikahkan.

رَبَّنَآ اِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَّا رَيْبَ فِيْهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيْعَادَ ࣖ 

Artinya: "Wahai Tuhan kami, sesungguhnya Engkaulah yang mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan padanya. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji." (QS. Ali Imran ayat 9.).

Khusus setelah membaca Ali Imran ayat 9, terdapat doa khusus yang dibaca terkait jodoh sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ بِحَقِّ هَذِهِ الآيَةِ إِجْمَعْ بَيْنَ فُلَانَةٍ وَبَيْنَ زَوْجٍ صَالِحٍ يَا اَرْحَمَ  الرَّاحِمِيْنَ

Artinya: "Ya Allah dengan kebenaran ayat ini, kumpulkanlah (sebut nama target) dengan suami yang saleh (jika targetnya pria maka diganti زَوْجَةً صَاِلَحةً) wahai dzat yang paling penyayang dari segala penyayang." (Jakarta: Maktabah BSA, 2020], hal. 89.).

Ayat Al-Qur’an lainnya yang sering dikaitkan dengan faedah memudahkan dan melancarkan jodoh ketika dijadikan wirid adalah sebagai berikut:

رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَ ۚ 

Artinya: “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan), sedang Engkau adalah sebaik-baik waris." (QS. Al-Anbiya ayat 89.).

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ 

Artinya: “Wahai Tuhanku, karuniakanlah kepadaku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.” (QS. Ali Imran ayat 38.).

Kedua ayat tersebut merupakan doa Nabi Zakariya ketika beliau meminta kepada Allah untuk diberikan keturunan. Namun doa ini secara otomatis merupakan doa untuk mendapatkan pasangan agar diberikan keturunan itu sendiri.

Ibnu al-Qayyum al-Jauziyah mencatat doa khusus bagi para lajang yang diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud sebagai berikut:

قَالَ القَاسِمُ بنِ عَبْدِالرَّحْمن ِكَانَ عَبْدُاللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ رضي الله عنه يَقْرَأُ القُرْآنَ فَإِذَا فَرَغَ قَالَ أَيْنَ العُزَّابُ فَيَقُوْلُ اُدْنُوْا مِنِّي ثُمَّ قُوْلُوْا. اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ اِمْرَأَةً إِذَا نَظَرْتُ إِلَيْهًا سَرَّتْنِي وَإِذَا أَمَرْتُهَا أَطَاعَتْنِيْ وَإِذَا غِبْتُ عَنْهَا حَفِظَتْ غَيْبَتِيْ فِيْ نَفْسِهَا وَمَالِيْ

Artinya: "Al-Qasim bin Abdurrahman berkata, Abdullah bin Mas’ud setelah membaca Al-Qur’an dia berkata “di mana para pria lajang, kemarilah kalian bacalah doa ini (yang artinya) ya Allah berikanlah aku seorang wanita yang membahagiakanku ketika ku pandanginya, yang mentaatiku ketika ku perintah, yang menjaga dirinya dan hartaku ketika aku tidak ada di rumah." (Ibnu al-Qayyum al-Jauziyah, Raudhatul Muhibbin wa Nuzhatul Musytaqin, [Beirut: Darul Kitab al-Arabi, 2007], hal. 102.).

Demikianlah doa-doa yang bisa dibaca untuk melancarkan urusan jodoh bagi yang belum menemukannya. Doa-doa ini bisa digunakan sebagai bacaan rutin atau wirid setelah sholat agar harapan tentang datangnya seorang jodoh yang diharapkan akan segera terkabulkan. Wallahu a'lam bis shawab.


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo