Dark
Light
Dark
Light

Sedang Mengalami Stres? Ini Cara Mengatasinya menurut Psikologi dan Islam

Sedang Mengalami Stres? Ini Cara Mengatasinya menurut Psikologi dan Islam

Arina.id - Stres merupakan suatu reaksi seseorang baik secara fisik maupun emosional jika terdapat perubahan dari lingkungan yang kemudian mengharuskan seseorang tersebut untuk menyesuaikan diri. Stres merupakan bagian alami dari kehidupan, namun jika berlangsung secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama bisa merusak kesehatan seseorang.

Ketika sedang mengalami stres, jantung seseorang akan berpacu lebih cepat dari biasanya karena tubuh akan melepaskan hormon kortisol dan adrenalin. Virus atau bakteri akan mudah masuk dan tubuh akan sulit untuk melawannya jika pikiran dalam keadaan stres. Itulah sebab kenapa orang yang sedang mengalami stres akan mudah terkena penyakit.

Pada dasarnya, stres tidak selalu diartikan sebagai sesuatu yang negatif. Dalam kondisi tertentu, stres juga dapat memberikan manfaat, termasuk diantaranya mendorong seseorang dalam menyelesaikan tugas lebih cepat sebelum tenggat waktunya.

Pikiran yang stres yang akan membuat tubuh menjadi lebih sulit dalam melawan virus atau bakteri serta kamu pun menjadi lebih mudah terkena penyakit. Terdapat beberapa penyakit yang bisa menjangkiti orang saat stres, diantaranya:

  1. Gangguan mental, seperti diantaranya kecemasan, depresi, juga gangguan kepribadian
  2. Gangguan menstruasi atau memperparah gejala PMS
  3. Disfungsi seksual, seperti ejakulasi dini, impotensi, serta hilangnya hasrat seksual
  4. Sakit kepala serta gangguan tidur
  5. Obesitas karena pola makan yang tidak teratur
  6. Penyakit kardiovaskular, seperti diantaranya stroke, serangan jantung serta tekanan darah tinggi

Berikut tips dan cara mengatasi stres menurut psikologi dan islam:

6 Cara Mengatasi Stres menurut Psikologi

Agar stres tak menjadi berkepanjangan serta merasa lebih bahagia, ada berbagai cara yang dapat dilakukan. Hal ini penting diketahui sebab jika dibiarkan terus menerus, stres tak hanya akan mengganggu kualitas hidup, tapi juga memicu berbagai masalah kesehatan.

Jika sering merasa stres, terutama menghadapi stres yang berkepanjangan, sebaiknya cobalah untuk melakukan manajemen stres dengan baik agar dapat merasa lebih tenang, nyaman dan bahagia.

Berikut ini beberapa cara menghilangkan stres yang dapat dilakukan agar kamu dapat lebih bahagia dan tetap sehat, menurut psikologi:

1. Berolahraga secara rutin

Saat sedang merasa stres, sebaiknya tidak terlalu lama menyendiri atau mengurung diri di rumah. Alangkah baiknya untuk beraktivitas olahraga, misalnya saja dengan melakukan olahraga bersepeda, jogging, berlari atau juga berenang.

Dengan banyak bergerak ataupun rajin berolahraga, tubuh akan mengeluarkan hormon pereda stres alami serta endorfin. Dengan demikian, pikiran akan menjadi lebih rileks, tenang, dan tidur dengan lebih nyenyak.

2. Melakukan relaksasi

Teknik relaksasi misalnya saja dengan melakukan yoga atau meditasi, juga bisa meredakan stres. Banyak riset yang kemudian membuktikan bahwa yoga serta meditasi dapat meringankan kecemasan serta gejala depresi, meningkatkan suasana hati, juga melawan pikiran negatif. Selain itu, melakukan meditasi serta yoga juga bisa membantu lebih mudah untuk menenangkan pikiran dan fokus.

3. Mendengarkan musik yang menenangkan

Mendengarkan musik yang menenangkan juga akan menjadi cara menghilangkan stres yang efektif. Hal ini karena musik dengan nada yang lembut dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks juga menurunkan tekanan darah, detak jantung, dan kadar hormon stres di dalam tubuh. Tak hanya musik bernada lembut, genre-genre musik favorit juga bisa membantu untuk mengatasi stres.

4. Melakukan kegiatan yang menyenangkan

Salah satu cara menghilangkan stres yang cukup efektif diantaranya ialah dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan. Dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan, maka pikiran akan merasa bahagia saat melakukannya.

Jika masih merasa sulit memilih aktivitas yang menyenangkan, mencoba berbagai hal baru yang sebelumnya belum pernah dicoba juga bisa menjadi perantara penghilang stres.

5. Beristirahat yang cukup

Bagi sebagian orang, stres bisa dibilang sebagai penyebab kurang tidur ataupun tidur menjadi kurang nyenyak. Jika hal ini terus menerus berlanjut, justru akan menjadi semakin stres, kurang bertenaga, dan sulit berkonsentrasi atau fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Stres dan kurang tidur juga akan meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan serius, seperti diantaranya penyakit kardiovaskular, depresi serta obesitas.

Jika tengah dilanda stres dan sulit tidur, tidak ada salahnya mencoba untuk menciptakan suasana tidur yang nyaman dan tenang. Contohnya, dengan meredupkan lampu kamar ataupun dengan menyalakan aromaterapi. Jangan lupa mencukupi waktu tidur setiap malamnya setidaknya selama 7–8 jam dalam satu hari.

6. Menghabiskan waktu bersama teman atau keluarga

Terkadang stres juga akan sulit untuk diatasi sendiri. Saat sudah merasa kesulitan menghadapi stres sendirian, dapat juga dengan mencari dukungan dan bantuan dari teman-teman ataupun keluarga. Berbagai riset mengungkapkan bahwa seseorang akan merasa lebih tenang, nyaman, dan lebih mampu menghadapi stres saat lebih banyak menghabiskan waktu bersama dengan teman ataupun keluarganya.

5 Cara Mengatasi Stres menurut Islam

Sebagai orang yang beragama terutama muslim, ada beberapa langkah untuk mengatasi stres agar tidak berkepanjangan. Berikut ini beberapa langkah untuk mengatasi stres menurut pandangan Islam.

1. Mendekatkan diri pada Allah

Saat stres melanda, ingatlah bahwa kita tak hidup sendirian di dunia ini. Allah juga demikian dekat dengan hamba-Nya serta akan mengabulkan doa-doa yang kita panjatkan. Namun seringkali kita lupa dan membuat diri menjadi lebih sibuk pada perasaan stres yang ada. Oleh sebab itu, kita dapat melepaskan kecemasan dan membiarkan Allah SWT bekerja. Bahkan, sekalipun belum dapat melihat hikmah di balik segala sesuatu.

Hal tersebut sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Ahqaf ayat 33:

اَوَلَمْ يَرَوْا اَنَّ اللّٰهَ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَلَمْ يَعْيَ بِخَلْقِهِنَّ بِقٰدِرٍ عَلٰٓى اَنْ يُّحْيِىَ الْمَوْتٰىۗ بَلٰٓى اِنَّهٗ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Artinya: “Tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan langit dan bumi serta tidak merasa lelah karena menciptakannya, Dia kuasa untuk menghidupkan yang mati? Tentu demikian. Sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS: Al-Ahqaf:33)

2. Menjalankan Shalat

Shalat dapat menjadi solusi bagi kita untuk menghilangkan stres dan berbagai kecemasan yang kita miliki. Kita dapat menyerahkan diri kepada Allah SWT, karena Ia lah yang kemudian mengendalikan semua hal.

Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 45 yang berbunyi:

وَاسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِۗ وَاِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَۙ

Artinya: “Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sesungguhnya (salat) itu benar-benar berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,” (QS: Al-Baqarah:45)

3. Berkumpul dengan Orang Shalih

Berkumpul atau bergaul dengan orang shalih dan orang-orang baik, maka emosi akan terkondisikan dan diingatkan mengenai hal-hal yang baik. Meskipun kita berada dalam keadaan stres, teman-teman yang shalih kemudian akan mengajak kita untuk kembali mengingat Allah dan bersabar dengan apapun yang tengah kita cemaskan, khawatirkan, serta berbagai hal berat yang tengah kita alami.

وَالْعَصْرِۙ

اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِࣖ

Artinya: “Demi masa, sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran.” (QS: Al-‘Ashr:1-3)

4. Gunakan Akal Pikiran untuk Mencerna Masalah

اَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ اٰنَاۤءَ الَّيْلِ سَاجِدًا وَّقَاۤىِٕمًا يَّحْذَرُ الْاٰخِرَةَ وَيَرْجُوْا رَحْمَةَ رَبِّهٖۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَۗ اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا الْاَلْبَابِࣖ

Artinya: “(Apakah orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada waktu malam dalam keadaan bersujud, berdiri, takut pada (azab) akhirat, dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah (Nabi Muhammad), “Apakah sama orang-orang yang mengetahui (hak-hak Allah) dengan orang-orang yang tidak mengetahui (hak-hak Allah)?” Sesungguhnya hanya ululalbab (orang yang berakal sehat) yang dapat menerima pelajaran.” (QS: Az-Zumar:9)

Di dalam surat Az-Zumar ayat 9 tersebut dijelaskan bahwa kita diperintahkan untuk menggunakan akal dibandingkan dengan hawa nafsu. Sebab, seringkali saat menghadapi tekanan, perasaan kita cenderung mendominasi dibandingkan dengan akal pikiran yang bersifat rasional.

Padahal pemecahan masalah hanya akan didapat saat kita mampu berpikir dengan menggunakan akal yang jernih, bukan dibalut dengan perasaan-perasaan berkecamuk apalagi hawa nafsu. Untuk itu, gunakanlah akal pikiran agar kemudian masalah-masalah yang tengah kita hadapi dapat diselesaikan dengan baik karena Islam sudah memerintahkannya sebagaimana yang ada di dalam Al-Quran.

5. Berbagi dengan Orang Lain yang Membutuhkan

Melakukan sesuatu yang berarti semisal dengan membantu orang yang sedang mengalami kesulitan atau membantu meringankan penderitaan orang lain, juga bisa mereda stres. Karena dengan begitu kita bisa berpikir bahwa masih banyak orang lain yang dalam keadaan lebih sulit dari kita.

Mungkin dengan melihat hal ini serta berbagi dengannya, kita akan menjadi orang yang lebih bersyukur, lebih bahagia dan berbagai depresi yang ada di pikiran dapat terkikis pelan-pelan.

Demikian pembahasan tentang cara mengatasi stres menurut pandangan psikologi dan islam. Semoga semua pembahasan di atas bermanfaat dan memudahkan dalam menghilangkan stres.


Editor: Choirul Anam
Al-Quran Digital

Edukasi Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo