Dark
Light
Dark
Light

Muhammad Alfatih Timur: Mempertemukan Orang-orang Baik

Muhammad Alfatih Timur: Mempertemukan Orang-orang Baik

Kegelisahan adalah sesuatu yang mahal. Muhammad Alfatih Timur merasakan hal itu sejak menjadi mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Termasuk dalam kegelisahannya untuk mengulurkan bantuan pada mereka yang kurang beruntung. 

Timmy – panggilan akrabnya, terus berpikir untuk menemukan jalan agar kegelisahannya itu bisa terobati. Dia sangat ingin membantu mereka yang kesulitan finansial ketika sebuah kondisi sulit menderanya. 

Pada 2013, dia menemukan jawaban atas kegelisahan itu. Bersama rekan-rekannya, dia membuat platform digital kitabisa.com untuk menggalang donasi yang selanjutkan diserahkan pada mereka yang membutuhkan.

Ide tersebut muncul terinspirasi dari model di luar negeri yang juga menerapkan dengan sistem crowdfunding. Adapun kampanye yang difasilitasi antara lain penggalangan dana medis, kemanusiaan, dan bantuan bencana. 

Tantangan bukannya tidak ada. Kecurigaan penggalangan dana itu tetap ada. Namun Timmy dapat meyakinkan mereka dengan platform-nya itu yang bisa dipantau secara realtime dan semuanya tersaji dengan transparan. 

Kitabisa.com adalah sebuah platform crowdfunding yang terbilang baru pada saat berdiri tumbuh melesat sebagai media yang mempertemukan orang-orang baik di negeri ini tanpa perlu bertatap muka. 

Seseorang yang tergerak atas penderitaan orang lain  bisa mengajak orang lain untuk membantu meringankan penderitaan orang lainnya. Hanya dengan cara mengirimkan semua data untuk diunggah di website kitabisa.com. Dalam hitungan jam, berbagai donasi dari seluruh negeri itu pun berdatangan. 

Kini kitabisa.com telah berkembang dengan pesat. Setidaknya memiliki tim lebih dari 100 orang di Jakarta. Untuk transaksinya sendiri, Kitabisa.com sudah memfasilitasi 1,5 juta transaksi donasi. Setiap bulannya, diketahui terdapat lebih dari 100 ribu penggalangan dana.

Atas prestasinya itu, pria kelahiran pria kelahiran Bukit Tinggi, 27 Desember 1991, mendapatkan berbagai penghargaan, di antaranya ialah Jolkona Social Entrepreneur USA, Finalis DBS NUS Social Venture Challenge Asia, dan masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia dalam kategori Social Entrepreneur.

Mempertemukan orang-orang baik yang begitu dermawan dalam mengulurkan bantuan menghilangkan semua sekat yang ada dalam masyarakat. Tak ada perbedaan identitas agama, suku, ras, yang membuat mereka berbuat kebaikan. Semua tak lain, berangkat dari sisi kemanusiaan semata.


$data['detail']->authorKontri->kontri

Irfan Budiman
Mantan wartawan dan penulis lepas di sejumlah media.


Editor: Muhammad Zunus
Al-Quran Digital

Human Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo