Dark
Light
Dark
Light

Inilah Pesan Rasulullah Agar Pasangan Suami-Istri Harmonis

Inilah Pesan Rasulullah Agar Pasangan Suami-Istri Harmonis

Islam sangat memperhatikan keberlangsungan hidup manusia, mulai urusan pendidikan, perekonomian, kesehatan, hingga urusan perjogohan dan keluarga. Semua itu dalam rangka mengawal cita-cita luhur, yaitu terbentuknya keluarga yang sakinah, harmonis, dan melahirkan generasi muda saleh salehah. 

Namun, fenomena saat ini, banyak bermunculan pasangan suami-istri yang melakukan KDRT, bertikai, bahkan berujung pada perceraian. Parahnya, kedua belah pihak tidak ada yang mengalah dan tidak dapat mengendalikan emosi. Akhirnya perceraian menjadi hal yang dianggap biasa di tengah masyarakat.

Lantas seperti apakah pesan Rasulullah pasangan suami-istri agar bisa menjaga keharmonisan hubungan?

Dalam redaksi hadits, Nabi Muhammad bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي لله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً، إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ

Artinya: "Diriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah bersabda: Janganlah seorang laki-laki mukmin benci kepada wanita mukminah. Jika ia tidak menyukai satu perangai wanita itu, tentunya ia menyukai perangainya yang lain." (HR. Muslim No. Indeks 2672)

Dalam Mausuah Hadis Addurar Assaniyyah disebutkan:

والمُرادُ بالمؤمِنِ والمؤمِنةِ هنا الزَّوجُ والزَّوجةُ

Artinya: "Yang dimaksud mukmin-mukminat dalam hadits adalah suami istri."

Ini menunjukkan bahwa redaksi hadits ini diperuntukkan bagi pasangan suami-istri. Imam Nawawi dalam Syarah Muslim menegaskan:

قال النووي: هو نهي للزوج أن يبغض زوجته فلا ينبغي له ذلك لأنه إذا كان يكره منها خلقا فإنه يرضى منها غيره

Artinya: "Imam Nawawi berkata bahwa hadits ini melarang suami benci pada istrinya. Jadi, seorang suami tidak patut berbuat demikian, sebab jika suami membenci akhlak istrinya, maka masih ada akhlak lain yang disukainya."

Nabi Muhammad secara tegas melarang suami membenci atau memarahi istrinya dengan kemarahan yang menyebabkan perbuatan zalim, KDRT yang berujung meninggalkan dan menceraikannya.

Oleh karena itu, para ulama menganjurkan kepada suami agar membaca doa yang bersumber dari Al-Qur'an:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Artinya: "Wahai Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Furqan: 74)

Pesan Rasulullah ini sebenarnya juga berlaku bagi istri agar tidak membenci suaminya. Sebab kadangkala, faktor ekonomi atau pendapatan lebih tinggi istri menyebabkannya tidak menghormati suaminya. Padahal keharmonisan rumah tangga hanya dapat terwujud atas dasar menyadari kelebihan dan kekurangan satu sama lain.

Pernikahan sejatinya adalah bertemunya dua insan berbeda karakter dan ego yang berkomitmen untuk hidup bersama membangun rumah tangga. Dari sini dapat dipahami bahwa pesan Rasulullah agar pasangan suami istri harmonis di antaranya: 

  1. Tidak mudah benci atau marah kepada pasangannya
  2. Berdoa kepada Allah agar diberikan pasangan yang menentramkan hati
  3. Menyadari kekurangan dan kelebihan
  4. Saling memahami dan pengertian

Wallahu a'lam bis shawab.


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Islami Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo