Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar istilah "setan" yang identik dengan godaan dan keburukan. Namun, tahukah Anda bahwa dalam ajaran Islam, setan memiliki peran dan tugas tertentu yang bertujuan untuk menyesatkan manusia dari jalan yang benar?
Setan dalam Islam bukan hanya satu sosok, melainkan terdiri dari berbagai jenis dengan tugas-tugas spesifik. Memahami berbagai nama dan tugas setan bisa membantu kita lebih waspada dan teguh dalam menjalani kehidupan sesuai tuntunan agama.
Masing-masing setan memiliki cara dan metode yang berbeda untuk mengganggu dan menggoda manusia. Mengetahui peran mereka dapat menjadi peringatan bagi kita semua agar lebih berhati-hati dalam setiap langkah dan keputusan.
Allah dalam surat Al-A’raf ayat 27 telah memberi peringatan kepada manusia agar jangan sampai terperdaya kembali oleh godaan setan, seperti yang terjadi pada 2 moyang manusia, Adam dan Hawa.
يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطٰنُ كَمَآ اَخْرَجَ اَبَوَيْكُمْ مِّنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءٰتِهِمَاۗ اِنَّهٗ يَرٰىكُمْ هُوَ وَقَبِيْلُهٗ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْۗ اِنَّا جَعَلْنَا الشَّيٰطِيْنَ اَوْلِيَاۤءَ لِلَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ
Artinya: "Wahai anak cucu Adam, janganlah sekali-kali kamu tertipu oleh setan sebagaimana ia (setan) telah mengeluarkan ibu bapakmu dari surga dengan menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan kepada keduanya aurat mereka berdua. Sesungguhnya ia (setan) dan para pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak (bisa) melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu (sebagai) penolong bagi orang-orang yang tidak beriman."
Syaikh Nawawi al-Bantani dalam kitab karyanya Nasaihul Ibad Syarah Al Munabbihat Ala Isti’dad Li Yaum Al Mi’ad memberi penjelasan dengan menukil perkataan sahabat Umar bin Khattab ra terkait nama-nama setan beserta tugas tugasnya dalam menggoda manusia.
Beliau menjelaskan setidaknya ada 9 nama setan berserta tugasnya:
وقال عمر (رضي الله عنه): إن ذرية الشيطان تسعة: زليتون، ووثين، ولقوس وأعوان وهفاف، ومرة والمسوط، وداسم، وولهان. فأما زليتون فهو صاحب الأسواق فنصب فيها رايته وأما وثين فهو صاحب المصيبات؛ وأما أعوان فهو صاحب السلطان، وأما هفاف فهو صاحب الشراب، وأما مرة فهو صاحب المزامير، وأما لقوس فهو صاحب المجوس، وأما المسوط فهو صاحب الأخبار يلقيها فى أفواه الناس ولا يجدون لها أصلا؛ وأما الداسم فهو صاحب البيوت إذا دخل الرجل المنزل ولم يسلم ولم يذكر اسم الله تعالى أوقع فيما بينهم [بينهما] المنازعة حتى يقع الطلاق والخلع والضرب؛ وأما ولهان فهو يوسوس في الوضوء والصلاة والعبادات
Dari teks ini, sahabat Umar bin Khattab menyebutkan bahwa setan memiliki sembilan keturunan, dan masing-masing memiliki tugas-tugasnya sendiri:
- Zalitun: Menggoda orang di pasar, menebar kecurangan.
- Wathin: Membawa musibah dan bencana.
- A‘wan: Menggoda para penguasa dan pemimpin.
- Haffaf: Menggoda orang lewat minuman keras.
- Marrah: Menguasai musik dan nyanyian yang melalaikan.
- Luqus: Menggoda orang yang menyembah api (Majusi).
- Masut: Menyebarkan berita palsu dan gosip.
- Dasim: Menyebabkan pertengkaran dalam rumah tangga, khususnya ketika seseorang masuk rumah tanpa memberi salam atau menyebut nama Allah.
- Walhan: Membuat orang ragu-ragu dalam wudhu, sholat, dan ibadah lainnya.
Sebagai umat Islam, penting bagi kita untuk selalu waspada terhadap berbagai godaan yang datang dari setan. Dengan memahami peran dan tugas sembilan setan ini, kita dapat lebih siap menghadapi setiap tantangan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.
Menyebut nama Allah, memperbanyak dzikir, dan berdoa adalah langkah-langkah efektif untuk melindungi diri dari tipu daya mereka. Semoga kita senantiasa diberi kekuatan untuk menjalani hidup sesuai dengan ajaran agama dan tetap teguh di jalan yang lurus. Amin. Wallahu a'lam bis shawab.
Ahmad Yaafi Kholilurrohman
Penikmat Insight Keislaman, Alumni Ma'had Aly Situbondo, Jawa Timur
Editor: Muhammad Faizin


