Dark
Light
Dark
Light

Sholat Sunnah Syawal: Tata Cara dan Keutamaannya

Sholat Sunnah Syawal: Tata Cara dan Keutamaannya

Arina.id - Di antara amalan sunnah yang belum banyak dikenal oleh umat Islam pada bulan Syawal adalah sholat sunnah Syawal, yang juga dikenal dengan sebutan sholat Utaqa. Ibadah ini tergolong istimewa karena pelaksanaannya hanya dikhususkan pada bulan Syawal, yaitu bulan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan.

Keutamaan sholat sunnah ini tidak hanya terletak pada waktunya yang terbatas, tetapi juga pada besarnya pahala yang dijanjikan. Rasulullah SAW memberikan kabar gembira tentang ganjaran berlipat bagi siapa saja yang melaksanakannya dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan.

Tata Cara Sholat Utaqa

Dalam kitab Al-Ghunyah li Thalibi Thariq al-Haq, Syekh Abdul Qadir al-Jailani menyebut sholat sunnah Syawal dengan istilah sholat al-utaqa’. Di Indonesia, amalan ini lebih dikenal dengan nama sholat Utaqa atau sholat sunnah Syawal.

Adapun tata cara pelaksanaannya adalah sebagai berikut:

Sholat ini dikerjakan sebanyak 8 rakaat dengan 4 kali salam, yakni setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Pada setiap rakaat, setelah membaca surat Al-Fatihah, dianjurkan membaca surat Al-Ikhlas sebanyak lima belas kali.

Selanjutnya, rangkaian gerakan sholat dilakukan sebagaimana biasa, mulai dari rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, hingga berdiri kembali untuk melanjutkan rakaat berikutnya. Setelah menyelesaikan dua rakaat, ditutup dengan salam, kemudian dilanjutkan hingga genap delapan rakaat.

Usai menunaikan sholat, dianjurkan memperbanyak dzikir dan shalawat. Di antaranya membaca tasbih (سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر) sebanyak 70 kali, kemudian membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw sebanyak 70 kali, serta ditutup dengan doa sesuai kebutuhan masing-masing.

Keutamaan Sholat Utaqa

Sholat sunnah Syawal ini memiliki berbagai keutamaan yang sangat besar bagi mereka yang mengamalkannya.

Syekh Abdul Qadir al-Jailani dalam kitab Al-Ghunyah Li Thalibi Thariq al-Haq, juz II, halaman 249 mengatakan bahwa sholat sunnah Syawal atau Utaqa ini mengandung fadhilah antara lain pertama, menjadi obat penyakit dunia bagi yang mengerjakannya.

 قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-:  والذي بعثني بالحق ما من عبد يصلي هذه الصلاة إلا أنبع الله له ينابيع الحكمة في قلبه وأنطق بها لسانه وأراه داء الدنيا ردواءه

Artinya: "Dikutip dari hadits sahih, Rasulullah SAW bersabda, "Dan demi yang mengutusku dengan kebenaran, tidaklah seorang hamba yang mendirikan sholat ini melainkan Allah memancarkan mata air hikmah di dalam hatinya dan mengucapkannya dengan lisannya, dan dia diperlihatkan penyakit dunia dan obatnya." 

Kedua, sholat ini menjadi sebab diampuninya dosa. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa siapa saja yang mengerjakannya dengan sempurna, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya. Bahkan, apabila ia meninggal dunia, maka ia wafat dalam keadaan mendapatkan ampunan, layaknya seorang syahid.

والذي بعثني بالحق من صلى هذه الصلاة كما وصفت لا يرفع رأسه من آخر سجدة حتى يغفر الله له، وإن مات مات شهيداً مغفوراً له، 

Artinya: "Beliau bersabda, "Dan demi yang mengutusku dengan kebenaran, barangsiapa yang mendirikan sholat ini sebagaimana aku jelaskan, dia tidak akan mengangkat kepalanya dari sujud terakhir hingga Allah mengampuninya. Dan jika dia mati, dia mati sebagai syahid yang diampuni dosanya."

Ketiga, sholat ini juga membawa kemudahan dalam urusan kehidupan. Bagi yang sedang dalam perjalanan, Allah akan memudahkan langkahnya. Bagi yang memiliki utang, akan dimudahkan pelunasannya. Dan bagi yang memiliki hajat, Allah akan membantu memenuhinya.

وما من عبد صلى هذه الصلاة في السفر إلا سهل الله عليه السير والذهاب إلى موضع مراده، وإن كان مديوناً قضى الله دينه، وإن كان ذا حاجة قضى الله حوائجه،

Artinya: "Dan tidaklah seorang hamba yang mendirikan sholat ini dalam perjalanan melainkan Allah memudahkan perjalanannya dan mengantarkannya ke tempat yang dia tuju."

Keempat, pahala yang dijanjikan sangat besar. Setiap bacaan huruf dan ayat dalam sholat ini akan dibalas dengan kebaikan yang melimpah di surga. Bahkan digambarkan bahwa balasan tersebut berupa kenikmatan surga yang sangat luas dan tak terhingga.

والذي بعثني بالحق ما من عبد يصلي هذه الصلاة إلا أعطاه الله تعالى بكل حرف وبكل آية مخرفة في الجنة

Artinya: "Dan yang mengutusku dengan kebenaran, tidak ada seorang hamba pun yang melakukan sholat ini melainkan Allah ta'ala akan memberinya pahala di setiap huruf dan setiap ayatnya dengan sepuluh ribu kebaikan di surga." [Syekh Abdul Qadir al-Jailani, Al-Ghunyah Li Thalibi Thariq al-Haq, juz II, [Beirut: Darul Kutub Ilmiyah, 1997] halaman 249].

Dengan berbagai keutamaan tersebut, sholat sunnah Syawal menjadi peluang berharga untuk meraih pahala, keberkahan hidup, serta kebahagiaan di akhirat. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita memanfaatkan momentum bulan Syawal dengan memperbanyak amalan, termasuk melaksanakan sholat Utaqa dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan. Wallahu a’lam bish-shawab.


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo