Umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sholat sunnah rawatib seperti qabliyah ba'diyah maupun dhuha, tahajud, agar semakin terbiasa untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Berangkat dari semangat itulah, dalam beberapa kesempatan sebagian umat Islam melaksanakan sholat sunnah rawatib secara berjamaah, misalnya sholat qabliyah. Lantas bagaimana hukumnya?
Perlu diketahui bahwa sholat rawatib qabliyyah atau ba'diyah tergolong shalat sunnah yang tidak disunahkan dilakukan secara berjamaah. Hal ini berdasarkan keterangan dalam kitab Majmu':
قال أصحابنا تطوع الصلاة ضربان (ضرب) تسن فيه الجماعة وهو العيد والكسوف والاستسقاء وكذا التراويح علي الاصح (وضرب) لا تسن له الجماعة لكن لو فعل جماعة صح وهو ما سوى ذلك
Artinya: Para pengikut mazhab Syafi’i berkata, sholat sunah terbagi atas dua:
- Disunahkan pelaksanaannya secara berjamaah seperti sholat Idul Fitri-Idul Adha, sholat gerhana matahari atau bulan, sholat istisqa' dan juga shalat tarawih, menurut pendapat paling sahih
- Tidak disunahkan pelaksanaannya secara berjamaah, namun bila dilaksanakan secara berjamaah hukumnya tetap sah yaitu beberapa shalat sunah selain yang disebutkan di atas. [ Al-Majmuu’ ala Syarh al-Muhaddzab IV/4].
Dalam keterangan kitab Asnal Matalib I/200-201 juga dijelaskan:
وَقِسْمٌ لَا تُسَنُّ له الْجَمَاعَةُ وهو الرَّوَاتِبُ التَّابِعَةِ لِلْفَرَائِضِ وَغَيْرِهَا كَالضُّحَى وَأَفْضَلُهَا الْوِتْرُ
Artinya: Dan sholat sunnah yang tidak disunnahkan pelaksanaannya secara jamaah yaitu sunnah rawatib yang mengikuti sholat fardu (qabliyah ba'diyah) dan juga yang lainnya seperti sholat sunnah dhuha, dan terlebih lagi sholat witir.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sholat sunnah qabliyah ba'diyah, dhuha dan tahajud, bahkan witir (selain witir di bulan Ramadhan) tidak disunnahkan dilakukan secara berjamaah.
Namun, jika dilaksanakan secara berjamaah, misalnya untuk membiasakan berjamaah kepada anak, santri, maka boleh dan tetap sah sholatnya, bahkan akan mendapatkan pahala. Hal ini sesuai keterangan dari kitab Bughyah al-Mustarsyidiin I/136 :
(مسألة : ب ك) : تباح الجماعة في نحو الوتر والتسبيح فلا كراهة في ذلك ولا ثواب ، نعم إن قصد تعليم المصلين وتحريضهم كان له ثواب
Artinya: Hukumnya boleh, tidak makruh dan tidak mendapatkan pahala jika melaksanakan sholat sunnah witir dan sholat sunnah tasbih secara berjamaah. Namun jika bertujuan memberikan edukasi kepada jamaah sholat dan mendorong agar semangat beribadah sholat sunnah, maka mendapatkan pahala.
Editor: Kendi Setiawan


