Dark
Light
Dark
Light

Keutamaan Jabat Tangan Sambil Shalawat dan Berdoa

Keutamaan Jabat Tangan Sambil Shalawat dan Berdoa

Arina.id - Dalam Islam, berjabat tangan (musafahah) merupakan salah satu bentuk kasih sayang dan ukhuwah (persaudaraan) antar sesama Muslim. Lebih dari sekadar salam fisik, momen ini bisa menjadi kesempatan spiritual yang sangat berharga, terutama jika disertai dengan membaca shalawat dan doa.

Disebutkan dalam sebuah riwayat hadits, bahwasanya berjabat tangan bisa menggugurkan dosa. Rasulullah SAW bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا

Artinya: “Tidaklah dua orang Muslim yang saling bertemu lalu berjabat tangan, melainkan dosa-dosa keduanya diampuni sebelum mereka berpisah.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

Hadits ini menunjukkan betapa besar keberkahan dalam berjabat tangan yang dilakukan dengan niat ikhlas dan penuh kehangatan ukhuwah.

Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW juga amalan yang sangat mulia, yang mendatangkan rahmat dari Allah. Ketika kita membaca shalawat saat berjabat tangan, kita membawa keberkahan ke dalam hubungan sosial kita.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 56:

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."

Disebutkan pula dalam kitab Al-Masyrab al-Shafi al-Hani karya Abdullah bin Muhammad Al-Haddar, bahwasanya menyertakan bacaan shalawat saat bersalaman memiliki banyak sekali keutamaan:

فائدة: المصافحة للمسلم مع الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم من الخصال المكفرة للذنوب المتقدمة والمتأخرة فان صافح اخر خفف الله عنهما من الكبائر وبالثالث كذلك او ترفع لهما درجات او يغفر من ذنوب ابائهما واحبابهما

Artinya: “Faidah; Berjabat tangan pada seorang Muslim dengan disertai shalawat atas Nabi SAW termasuk perkara yang menggugurkan dosa yang telah lalu dan akan datang. Jika berjabat tangan lagi, maka Allah meringankan dosa besar dari keduanya. Begitu juga jabat tangan yang ketiga, atau derajat keduanya ditinggikan, atau dosa leluhur dan orang-orang tercinta dari keduanya diampuni.”

Dengan membaca shalawat saat berjabat tangan, kita tidak hanya mempererat silaturahmi tetapi juga mendapatkan limpahan rahmat dari Allah SWT.

Adapun bacaan shalawat dan salam ketika berjabat tangan adalah sebagai berikut;

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَسَلِّمْ

Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihii wa sallim.

Artinya: “Ya Allah, limpahkan rahmat atas junjungan kami Nabi Muhammad dan atas keluarganya, dan berilah keselamatan.”

Doa Saat Berjabat Tangan: Mempererat Ikatan dan Mengundang Rahmat

Kemudian setelah berjabat tangan, kita juga disunahkan untuk membaca doa kebaikan di dunia dan akhirat yang biasa dikenal di Nusantara sebagai Doa Sapu Jagat. Dalam sebuah hadits riwayat Imam Ibnu Sunni, dinukil dari riwayat Anas bin Malik disebutkan:

مَا أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِ رَجُلٍ فَفَارَقَهُ حَتَّى قَالَ: اللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: “Rasulllah tidak memegang tangan seseorang dan kemudian hendak melepaskannya hingga beliau berdoa; ‘Ya Allah, berilah kami di dunia kebaikan, dan di akhirat kebaikan, serta lindungilah kami dari siksa neraka’.”

Selain Doa Sapu Jagat, ada juga beberapa redaksi yang bisa kita ucapkan saat berjabat tangan dengan sesama Muslim, seperti: Ghafarallahu laka (Semoga Allah mengampunimu), atau Barakallahu fiik (Semoga Allah memberkahimu),

Para sahabat dan ulama salaf terdahulu biasa saling berjabat tangan, saling mendoakan, bahkan menangis haru saat berjumpa kembali setelah lama berpisah. Mereka menjadikan momen ini sebagai sarana memperbaharui cinta karena Allah.

Dengan demikian bisa kita simpulkan bahwa berjabat tangan bukan hanya kebiasaan sosial, tapi juga ibadah yang penuh keutamaan. Ketika kita menyertai musafahah dengan shalawat kepada Nabi SAW dan doa yang tulus, kita akan bisa mendapatkan berbagai keutamaan seperti penghapusan dosa, pahala yang besar dan ukhuwah Islamiyah yang semakin erat.

Maka, mari kita jadikan setiap jabat tangan bukan hanya sapaan tubuh, tetapi juga sapaan ruhani yang membawa keberkahan dunia dan akhirat. Wallahu a'lam.


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo