Dark
Light
Dark
Light

Doa dan Amalan Malam Isra’ Mi’raj menurut Ulama

Doa dan Amalan Malam Isra’ Mi’raj menurut Ulama

Arina.id - Pada tanggal 27 bulan Rajab, umat Islam memperingati peristiwa istimewa yang menjadi bagian penting dalam sejarah Islam, yaitu perjalanan Rasulullah SAW, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha. Peristiwa ini dikenal dengan nama Isra’ Mi’raj. Malam tersebut menjadi momen mulia bagi Rasulullah SAW dan umatnya, sehingga sepatutnya dihidupkan dengan memperbanyak amal saleh.

Lantas apa saja amalan yang bisa dilakukan untuk menghidupkan malam Isra’ Miraj ini? Menghidupkan malam Isra’ Mi’raj tidak hanya menunjukkan rasa penghormatan terhadap peristiwa ini, tetapi juga menjadi tanda seseorang diridhai dan dicintai Allah SWT.

Sebagaimana dawuh Syaikh Nawawi al-Bantani dalam kitabnya Muraqil ‘Ubudiyyah Syarah Bidayatul Hidayah berikut:

فَإِنَّ اللَّهَ تَعَالَى إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا اسْتَعْمَلَهُ فِي الْأَزْمِنَةِ الْفَاضِلَةِ بِفَواضِلِ الْأَعْمَالِ، وَإِذَا مَقَتَهُ اسْتَعْمَلَهُ فِي الْأَزْمِنَةِ الْفَاضِلَةِ بِالسَّيِّئِ الْأَعْمَالِ، لِيَكُونَ أَوْجَعَ فِي عِقَابِهِ وَأَشَدَّ لِمَقْتِهِ لِحِرْمَانِهِ بَرَكَةَ الْوَقْتِ وَانْتِهَاكِهِ حُرْمَتَهُ.

Artinya: ”Sesungguhnya Allah Ta’ala, jika mencintai seorang hamba, Allah akan menakdirkan hamba tersebut di waktu-waktu yang mulia dengan amalan-amalan yang mulia. Namun jika Allah murka, Allah akan menggerakkanya di waktu-waktu yang mulia dengan amalan-amalan yang buruk, agar azab-Nya lebih pedih dan murka-Nya lebih besar karena telah kehilangan keberkahan waktu dan melanggar kehormatannya.”

Amalan Malam Isra’ Mi’raj Menurut Ulama 

Syekh Abdurrahman bin Abdussalam as-Syafi’i (wafat 893 H) dalam kitabnya Nuzhatul Majalis memberikan rekomendasi amalan khusus untuk malam Isra’ Mi’raj pada tanggal 27 Rajab. Beliau menyebutkan doa istimewa yang jika dibaca pada malam tersebut, Allah akan mengabulkan segala hajat, melapangkan segala urusan, dan menghidupkan hati di saat hati manusia lain dilanda kelalaian.

Berikut doa yang perlu dibaca

فائدةٌ: تقدَّمَ في فضلِ رجلٍ أنَّ مَن قال هذا الدُّعاءَ ليلةَ السَّابعِ والعِشرينَ من رجبٍ قَبِلَ اللهُ دعاءَهُ، ورَفَعَ قدرَهُ، وأحيا قلبَهُ يومَ تموتُ القلوبُ، وهو

Artinya: ”Sebuah faedah: Telah disebutkan keutamaan seorang yang membaca doa berikut pada malam tanggal 27 Rajab, maka Allah akan mengabulkan doanya, meninggikan derajatnya, dan menghidupkan hatinya di hari ketika hati manusia mati. Doanya adalah:

اللهُمَّ اِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّيْنَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ، حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ، أَنِ ارْحَمْ قَلْبِي الْحَزِيْنَ، وَتُجِيْبَ دَعْوَتِي يَا أَكْرَمَ اْلأَكْرَمِيْنَ

Allahuma inni as-aluka bi musyahadati israari al-muhibbin, wabilhalawatillati khash-shashasta biha sayyidil mursalin, hina asrarta bihi lailata as-sab’i wal ‘isyriina,anirham qalbiia al-haziin,tujibta da’wati,yaa-akramil akramiin

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan menyaksikan rahasia-rahasia para pecinta, dan melalui kesunyian yang Engkau berikan secara khusus kepada pemimpin para rasul ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab. Aku memohon agar Engkau merahmati hatiku yang penuh kesedihan dan mengabulkan doaku, wahai Zat yang paling mulia dari segala yang mulia.”

Lebih lanjut untuk membaca amalan doa ini sebaiknya dibaca setelah melakukan sholat sunnah mutlaq dua rakaat. Adapun tata cara shalatnya sebagai berikut;

ويُصلِّي قبلَ ذلك ركعتينِ، يقرأُ فيهما فاتحةَ الكتابِ مرَّةً، وقلْ هوَ اللهُ أحدٌ إحدى عشرةَ مرَّةً، ويُصلِّي على النبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم بعدَ ذلك عشرَ مرَّاتٍ.

Artinya: ”Sebelum membaca doa tersebut, dianjurkan untuk sholat dua rakaat. Dalam setiap rakaat, baca Surah Al-Fatihah satu kali dan Surah Al-Ikhlas sebelas kali, lalu bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. sebanyak sepuluh kali setelahnya.” (Nuzhatul Majalis, halaman 95)

Demikian rekomendasi amalan malam Isra’ Mi’raj menurut ulama, semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bish shawab.


$data['detail']->authorKontri->kontri

Ahmad Yaafi Kholilurrohman
Penikmat Insight Keislaman, Alumni Ma'had Aly Situbondo, Jawa Timur


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo