Dark
Light
Dark
Light

Larangan Keluar di Waktu Maghrib, Mitos atau Ada dalam Islam?

Larangan Keluar di Waktu Maghrib, Mitos atau Ada dalam Islam?

Arina.id - Sejak zaman dulu, banyak berkembang mitos dan pantangan yang berkembang di tengah masyarakat. Di antaranya yang masih dipegang teguh hingga sekarang adalah larangan untuk keluar rumah saat waktu menjelang Maghrib. Pasti banyak dari kita yang mungkin ingat pesan orang tua agar tidak keluar rumah saat senja tiba. 

Konon katanya, pada waktu menjelang maghrib ada banyak makhluk ghaib yang berkeliaran dan membahayakan manusia. Mitos ini bahkan diangkat dalam sebuah film berjudul Waktu Maghrib. Film yang berdurasi kurang lebih 2 jam ini sukses mendapatkan satu juta penonton di awal tahun 2023, dengan tayangan perdana pada tanggal 9 Februari lalu.

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah apakah larangan keluar rumah saat menjelang waktu Maghrib ini hanya mitos belaka dan sekadar kepercayaan turun-temurun saja? Atau memang ada larangan dalam Islam?

Memang benar dalam literatur Islam ditemukan beberapa keterangan terkait larangan keluar pada saat menjelang waktu maghrib. Bahkan penjelasan tersebut tertulis dalam dua kitab hadits populer dikalangan Muslim yakni Sahih Bukhari dan Sahih Muslim.

Dalam kitab Sahih Muslim larangan keluar pada saat menjelang waktu maghrib ditulis pada bab tentang anjuran menutup wadah makanan dan minuman, menutup pintu, serta menyebut nama Allah saat melakukannya. Juga, anjuran untuk mematikan lampu dan api saat hendak tidur, serta melarang keluar anak-anak dan hewan ternak setelah waktu Maghrib. Sedangkan dalam kitab Sahih Bukhari, larangan tersebut ditulis dalam bab menutup wadah makanan atau minuman.

Berikut hadits lengkap larangan keluar saat menjelang waktu Maghrib:

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا كَانَ ‌جُنْحُ ‌اللَّيْلِ - أَوْ أَمْسَيْتُمْ - فَكُفُّوا صِبْيَانَكُمْ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْتَشِرُ حِينَئِذٍ، فَإِذَا ذَهَبَ سَاعَةٌ مِنَ اللَّيْلِ فَخَلُّوهُمْ، وَأَغْلِقُوا الْأَبْوَابَ، وَاذْكُرُوا اسْمَ اللهِ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَفْتَحُ بَابًا مُغْلَقًا، وَأَوْكُوا قِرَبَكُمْ، وَاذْكُرُوا اسْمَ اللهِ، وَخَمِّرُوا آنِيَتَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللهِ، وَلَوْ أَنْ تَعْرُضُوا عَلَيْهَا شَيْئًا، وَأَطْفِئُوا مَصَابِيحَكُمْ» 

Artinya: “Rasulullah SAW bersabda: “Jika malam datang menjelang, atau kalian berada di sore hari, maka tahanlah anak-anak kalian, karena sesungguhnya ketika itu setan sedang bertebaran. Jika telah berlalu sesaat dari waktu malam, maka lepaskan mereka. Tutuplah pintu dan berzikirlah kepada Allah, karena sesungguhnya setan tidak dapat membuka pintu yang tertutup. Tutup pula wadah minuman dan makanan kalian dan berzikirlah kepada Allah, walaupun dengan sekedar meletakkan sesuatu di atasnya, matikanlah lampu-lampu kalian.“ (HR. Bukhari, no. 3280, Muslim, no. 2012)

Dalam hadits ini menurut Imam Nawawi, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya ketika menjelang waktu malam (Maghrib) agar menutup pintu, wadah makanan dan minuman seraya melakukannya dengan menyebut nama Allah (membaca basmalah).

Anjuran ini menurut Dr Musa Syahin dalam kitabnya Fathul Mun’im Syarah Sahih Muslim juz 8 halaman 188, memiliki tujuan yang berbeda beda. Pertama, menutup wadah makanan dan minuman ini bertujuan agar melindungi makanan dan minuman dari kontaminasi dan bahaya kesehatan yang dapat datang dari udara, seperti kuman dan virus yang tidak terlihat dengan mata telanjang, serta serangga terbang dan merayap seperti lalat, nyamuk, semut, dan kecoa. Selain itu, juga untuk menghindari bau tidak sedap yang dapat merusak rasa makanan dan minuman. 

Kedua, menutup pintu. Menurut beliau, dengan mengutip pendapat dari ibnu daqiqil ‘id, menutup pintu di malam hari memiliki manfaat banyak baik secara agama maupun duniawi, seperti melindungi jiwa dan harta dari orang-orang yang berbuat kerusakan, terutama dari gangguan setan.

Kemudian penjelasan Imam Nawawi terkait anjuran untuk menutup pintu dan menutup wadah makanan atau minuman seraya menyebut nama Allah bertujuan tak lain agar terhindar dari gangguan setan. Imam Nawawi menjelaskan keterangan ini dengan mengutip hadits sahih berikut;

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا سَمَّى عِنْدَ دُخُولِ بَيْتِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لامبيت أى لاسلطان لَنَا عَلَى الْمَبِيتِ عِنْدَ هَؤُلَاءِ

Artinya: “Ketika seorang hamba mengucapkan basmalah (menyebut nama Allah) saat memasuki rumahnya, setan berkata, ‘Tidak ada tempat menginap bagi kita di sini,’ yang berarti setan tidak punya kekuasaan untuk tinggal di rumah orang-orang ini.” (Syarah Sahih Muslim li an Nawawi juz 13 halaman 185)

Pun demikian juga mencegah anak anak keluar ketika menjelang malam (Maghrib). Menurut Imam Nawawi, tujuan hal ini adalah agar mereka tidak diganggu setan, sebab pada saat tersebut mereka berkeliaran dengan jumlah yang banyak.

(فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْتَشِرُ) أَيْ جِنْسُ الشَّيْطَانِ وَمَعْنَاهُ أَنَّهُ يُخَافُ عَلَى الصِّبْيَانِ ذَلِكَ الْوَقْتَ مِنْ إِيذَاءِ الشياطين لكثرتهم حِينَئِذٍ وَاللَّهُ أَعْلَمُ

Artinya: “Sesungguhnya setan menyebar, artinya bahwa golongan setan menyebar pada waktu tersebut. Maknanya adalah bahwa pada saat itu, dikhawatirkan para anak kecil bisa diganggu oleh setan karena banyaknya mereka yang berkeliaran pada waktu itu.”

Dari uraian ini, dapat disimpulkan bahwa larangan keluar rumah saat senja (waktu Maghrib) bukan hanya sekadar cerita mitos yang diwariskan dari generasi ke generasi, melainkan memiliki penegasan yang jelas dalam ajaran Islam. 

Rasulullah SAW menganjurkan untuk menjaga diri dan keluarga pada waktu senja, yakni dengan menutup pintu rumah, menutup wadah makanan dan minuman, serta mengingat Allah dengan memperbanyak dzikir. Rasulullah juga memerintahkan tidak keluar ketika menjelang waktu senja (Maghrib). Dengan hal ini kita tidak hanya sekadar menghidupkan tradisi atau mitos yang telah menjadi warisan budaya, tetapi juga menghidupkan sunnah Rasulullah SAW. Wallahu a’lam bis shawab. 


$data['detail']->authorKontri->kontri

Ahmad Yaafi Kholilurrohman
Penikmat Insight Keislaman, Alumni Ma'had Aly Situbondo, Jawa Timur


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo