Dark
Light
Dark
Light

7 Film Bertema Perang dengan Rating Tinggi di IMDb

7 Film Bertema Perang dengan Rating Tinggi di IMDb

Dalam situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama eskalasi konflik di Timur Tengah awal Maret 2026 ini, diskursus mengenai dampak dari peperangan kembali menjadi sorotan utama.

Berita tentang serangan udara, mobilisasi pasukan, hingga krisis kemanusiaan yang lalu lalang di sosial media mengingatkan penonton pada memori kolektif tentang kebrutalan perang yang pernah terekam dalam sejarah. 

Menyoroti hal ini, film bisa menjadi salah satu pilihan untuk melihat situasi peperangan lebih dekat. Film bukan sekadar hiburan, melainkan cermin untuk memahami efek jangka pendek dan panjang dari sebuah peperangan.

Sebagai referensi untuk menyelami dampak perang bagi berlangsungnya kehidupan, berikut adalah 7 film bertema perang dengan rating tinggii di IMDb yang berhasil memotret realitas medan tempur secara mendalam.

1. Saving Private Ryan (8.6/10)
Saving Private Ryan (1998) adalah mahakarya sutradara Steven Spielberg yang sering dianggap sebagai salah satu film perang paling realistis dan berpengaruh sepanjang masa. Saving Private Ryan mengisahkan Kapten John Miller yang memimpin sekelompok tentara Amerika masuk ke jantung pertahanan musuh di Prancis setelah pendaratan D-Day.

Misi mereka bukan untuk memenangkan pertempuran besar, melainkan untuk menemukan dan memulangkan Prajurit James Ryan, satu-satunya putra yang selamat dari empat bersaudara keluarga Ryan yang gugur di medan perang. Di tengah kekacauan perang, tim ini harus bertaruh nyawa demi menyelamatkan satu orang sebagai bentuk tindakan kemanusiaan di tengah kebrutalan militer.

2.  Incendies (8.3/10)
Incendies (2010) adalah film drama misteri karya sutradara Denis Villeneuve yang diadaptasi dari panggung teater. Film ini dikenal karena alurnya yang emosional dan akhir cerita yang sangat mengejutkan. Setelah kematian ibu mereka, Nawal Marwan, si kembar Jeanne dan Simon menerima dua pucuk surat misterius dari notaris wasiat ibu mereka. Nawal memberikan misi terakhir yang mengejutkan:

Satu surat harus diberikan kepada ayah mereka yang selama ini mereka kira sudah mati. Satu surat lainnya untuk saudara laki-laki yang keberadaannya tidak pernah mereka ketahui.

Jeanne dan Simon akhirnya melakukan perjalanan ke Timur Tengah (negara fiktif yang merujuk pada Lebanon) untuk menelusuri masa lalu kelam sang ibu di tengah kecamuk perang saudara. Pencarian ini membawa mereka mengungkap rahasia mengerikan tentang identitas asli mereka dan pengorbanan luar biasa yang dilakukan Nawal selama hidupnya.

3. 1917 (8.2/10)
Film 1917 (2019) adalah drama perang karya sutradara Sam Mendes yang terkenal karena teknik pengambilan gambarnya yang terlihat seperti satu potongan film panjang tanpa putus (one continuous shot). Berlatar di puncak Perang Dunia I, dua tentara muda Inggris, Kopral Blake dan Kopral Schofield, diberikan misi yang nyaris mustahil untuk menyelamatkan nyawa ribuan tentara.

Mereka harus menyeberangi wilayah musuh yang berbahaya dalam waktu yang sangat singkat untuk menyampaikan pesan peringatan kepada batalyon lain. Pesan tersebut berisi perintah untuk membatalkan serangan yang direncanakan terhadap tentara Jerman. Jika mereka gagal, 1.600 tentara—termasuk kakak kandung Blake—akan terjebak dalam perangkap maut musuh dan dibantai.

Film ini menggambarkan perjalanan penuh ketegangan, pengorbanan, dan perjuangan melawan waktu di tengah hancurnya medan perang Eropa.

4. Hacksaw Ridge (8.1/10)
Film Hacksaw Ridge (2016) adalah kisah nyata tentang Desmond Doss, seorang tentara medis Amerika Serikat yang bertempur di Perang Dunia II tanpa pernah memegang senjata.

Sebagai seorang penganut Advent Hari Ketujuh yang taat, Desmond Doss (Andrew Garfield) mendaftarkan diri sebagai tentara tetapi menolak untuk membunuh atau membawa senjata karena keyakinan moralnya. Meskipun diejek, dikucilkan, dan nyaris diajukan ke mahkamah militer oleh rekan-rekan serta atasannya, Doss tetap teguh pada prinsipnya.

Puncaknya terjadi saat pertempuran berdarah di Tebing Maeda (Hacksaw Ridge), Okinawa. Ketika pasukannya dipaksa mundur oleh serangan Jepang yang brutal, Doss memilih untuk tetap tinggal di atas tebing sendirian di tengah hujan peluru.

Tanpa senjata untuk membela diri, ia berhasil menurunkan dan menyelamatkan 75 tentara yang terluka satu per satu dari atas tebing setinggi 120 meter. Dedikasinya ini menjadikan Doss sebagai Conscientious Objector pertama yang menerima Medal of Honor, penghargaan tertinggi militer Amerika Serikat.

5. All Quiet on the Western Front (7.8/10)
Film All Quiet on the Western Front (2022)—yang merupakan adaptasi terbaru dari novel klasik karya Erich Maria Remarque—adalah penggambaran mentah tentang sisi gelap dan tragis Perang Dunia I.

Cerita berfokus pada Paul Bäumer, seorang pemuda Jerman yang penuh semangat dan idealisme patriotik. Terpengaruh oleh pidato provokatif gurunya, Paul bersama teman-teman sekolahnya mendaftarkan diri menjadi tentara dengan bayangan akan petualangan heroik dan kemenangan cepat di Paris.

Namun, begitu tiba di garis depan parit perlindungan di Prancis, imajinasi mereka hancur seketika. Paul harus menghadapi realitas perang yang brutal: lumpur, kelaparan, gas beracun, dan kematian rekan-rekannya satu per satu.

Film ini menonjolkan kontras yang tajam antara para prajurit muda yang sekarat di garis depan dengan para pejabat militer yang bernegosiasi dengan nyaman di kereta mewah. Di akhir cerita, fokusnya bukan pada kemenangan militer, melainkan pada hilangnya kemanusiaan dan sia-sianya nyawa manusia dalam sebuah perang yang tidak menghasilkan apa-apa.

6. Dunkirk (7.8/10)
Film Dunkirk (2017) karya sutradara Christopher Nolan adalah penggambaran dramatis dari peristiwa nyata evakuasi besar-besaran tentara Sekutu dari pantai Perancis pada Perang Dunia II. Di awal Perang Dunia II, ratusan ribu tentara Sekutu terjebak di pantai Dunkirk, Perancis, dengan posisi terkepung oleh tentara Jerman dan laut di belakang mereka. 

Film ini mengikuti perjuangan heroik untuk mengevakuasi mereka melalui tiga sudut pandang: darat (para tentara di pantai), laut (kapal-kapal sipil yang datang membantu), dan udara (pilot jet tempur yang melindungi proses evakuasi).

7. Fury (7.4/10)
Film Fury (2014) mengisahkan hari-hari terakhir Perang Dunia II di daratan Jerman melalui mata lima kru tank Amerika yang dipimpin oleh Sersan Don "Wardaddy" Collier (Brad Pitt).

Cerita berfokus pada kru tank M4 Sherman bernama "Fury" yang baru saja kehilangan salah satu anggotanya. Mereka kedatangan pengganti seorang juru ketik muda yang belum pernah melihat medan perang bernama Norman Ellison. Norman yang polos harus dipaksa secara brutal oleh Wardaddy untuk beradaptasi dengan kekejaman perang agar bisa bertahan hidup.

Puncaknya, tank Fury mengalami kerusakan mesin dan lumpuh di sebuah persimpangan jalan strategis. Dengan amunisi terbatas dan hanya berlima, mereka memutuskan untuk tetap tinggal dan melakukan pertahanan terakhir (last stand) melawan ratusan tentara SS Jerman yang bergerak maju.


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Tren Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo