Dark
Light
Dark
Light

Pernak-pernik Ramadan, Harga Gorengan di Jakarta Versi Kaki Lima hingga Versi Sultan

Pernak-pernik Ramadan, Harga Gorengan di Jakarta Versi Kaki Lima hingga Versi Sultan

Jakarta, Arina.id - Jajanan gorengan menjadi salah satu menu berbuka puasa paling banyak dicari saat ngabuburit menunggu beduk Maghrib tiba. Maka tidak mengherankan kalau penjual jajanan berminyak ini tiba-tiba saja bak cendawan di musim hujan, bermunculan membuka lapak di pinggir-pinggir jalan saat Ramadan.

Salah satu gorengan populer dan paling diminati adalah gorengan berbahan dasar tepung, memiliki rasa gurih serta tekstur renyah. Jajanan ini mudah ditemukan di pasar tradisional, pasar dadakan Ramadan, maupun sentra pedagang kaki lima, dan menjadikannya pilihan praktis lagi ekonomis untuk melengkapi menu buka puasa orang-orang.

Meskipun dianjurkan berbuka puasa dengan makanan manis dan segar, sebagian masyarakat Indonesia masih lebih menggemari gorengan ketimbang panganan lain. Tempe goreng tepung, tahu goreng isi, pisang goreng, jadi menu sehari-hari yang tak pernah surut peminatnya.

Survei Populix Tahun 2024 menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen masyarakat Indonesia memilih gorengan, termasuk bakwan, sebagai takjil favorit mereka. Jadi tidak mengherankan ketika menjumpai pedagang gorengan di pinggir jalan selalu ramai dikerumuni pembeli.

Asal tahu saja, harga gorengan di kawasan Jakarta bervariasi tergantung jenis dan lokasi penjualnya. Umumnya, gorengan dijual dengan kisaran harga Rp 1.000 hingga Rp 3.000 per biji. Namun ada juga yang dijual lebih mahal lagi. Berikut daftar harga beberapa jenis gorengan yang banyak dijual di pasaran:

  1. Bakwan : Rp 2.000 per biji
  2. Tahu isi: Rp 2.500 per biji
  3. Tempe: Rp 2.000 per biji
  4. Cireng: Rp 2.000 per biji
  5. Singkong: Rp 2.000 per biji
  6. Risol: Rp 2.000 per biji
  7. Tahu kosong: Rp 2.000 per biji
  8. Ubi: Rp 2.000 per biji
  9. Pisang goreng: Rp 2000 per biji
  10. Pastel: 3.000 per biji
  11. Molen: 2.500 per biji
  12. Martabak: 3.000 per biji

Harga versi kaki lima dan versi Sultan

Hari masih terang ketika sejumlah pembeli terlihat antre di sekeliling gerobak penjual gorengan di Pejaten Barat Pasar Minggu. Mereka dilayani oleh seorang pria yang tampak cekatan menggoreng, kemudian mewadahi gorengan secara bergantian.

Namanya Alif. Pria 42 tahun itu berjualan gorengan sejak 2020 lalu di depan Rumah Sakit Siaga. Di tempatnya, ia menyediakan delapan varian gorengan, mulai dari mendoan, tahu sayur, risol, molen, bakwan, martabak, tempe, dan tahu kosong.

"Biasanya ada tahu pastel juga. Sebenarnya kurang lengkap gorengannya. Semua varian dibanderol dengan harga Rp 1 ribu per biji," katanya kepada Arina.id, Selasa 04 Maret 2025.

Alif mengatakan omset selama bulan ramadan menurun dari hari biasanya. Jika pada hari biasa ia menjual sekitar 1.400 gorengan per hari, selama bulan puasa jumlahnya turun menjadi sekitar 800 biji. "Mungkin waktunya tidak banyak, biasanya jualan dari jam 8 pagi sekarang jualan dari jam 1 siang sampai maghrib," ungkapnya.

Pedagang lain di Kawasan Kramat Jati, Annisa, membanderol gorengan bervariasi mulai dari Rp 2.000 hingga 3.000 per satuan. Ada tujuh macam gorengan mulai dari tahu, martabak, ubi, singkong, tempe, pastel, dan molen.

Annisa juga menawarkan paket hemat, misalnya Rp 5.000 untuk tiga gorengan. "Harga satuannya masing-masing ada yang Rp 2.000 sampai 3.000. Biasanya juga melayani Rp 5.000 dapat 3 biji," tutur Annisa.

Jika biasanya dibanderol murah meriah, siapa sangka jika ada gorengan 'sultan' yang justru memiliki harga fantastis di ibu kota. Ada cireng, pisang goreng, hingga tempe goreng yang banderol harganya--bagi anak kosan--bisa bikin kantong jebol.

Salah satu restoran di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, menawarkan tiga buah bakwan dengan harga Rp97 ribu, belum termasuk pajak sebesar 15 persen. Sementara itu, di Tugu Kunstkring Paleis—restoran bergaya vintage ala Hindia Belanda—menu bakwan jagung dibanderol Rp85 ribu per porsi.

Tak hanya itu, sebuah restoran di hotel bintang lima di Jakarta Pusat juga menyajikan gorengan dengan harga mencengangkan. Salah satu menu andalannya, tempe goreng yang disajikan dengan tampilan eksklusif, dijual seharga Rp180 ribu per porsi. Begitulah popularitas gorengan di Jakarta. 


Editor: Muhammad Taufiq
Al-Quran Digital

Tren Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo