Tingginya Kematian Jemaah Bisa Pengaruhi Kuota Haji Indonesia

Tingginya Kematian Jemaah Bisa Pengaruhi Kuota Haji Indonesia

Jakarta, Arina.id – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa angka kematian jemaah haji Indonesia yang tinggi bisa berdampak pada pengurangan kuota dan pengetatan syarat keberangkatan di masa mendatang.

Hal ini ia sampaikan usai mengantar keberangkatan kloter pertama jemaah haji dari Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (1/5/2025) malam.

"Jumlah jemaah yang meninggal dunia pada 2023 cukup tinggi, mencapai 773 orang. Saat itu saya sempat berdiskusi dengan Menteri Haji Arab Saudi, yang menyampaikan keprihatinan dan menyarankan agar kondisi kesehatan jemaah ditingkatkan,” ungkap Budi.

Ia menambahkan bahwa tingginya kematian tak hanya menjadi perhatian dalam aspek medis, tapi juga berimbas pada hal lain seperti premi asuransi dan kelayakan keberangkatan jemaah di masa depan.

“Kalau aspek kesehatan tidak dijaga dengan baik, maka jemaah di tahun-tahun berikutnya akan menerima konsekuensinya,” katanya.

Meski begitu, menurut Budi, perbaikan sistem kesehatan yang dilakukan bersama Kementerian Agama membuahkan hasil positif. Jumlah jemaah wafat pada musim haji 2024 turun drastis menjadi 461 orang. Hal ini turut mendukung penetapan kuota haji 2025 secara optimal.

Budi menjelaskan bahwa penurunan ini terjadi berkat perubahan sistem pemeriksaan kesehatan yang dilakukan lebih awal, diperketat, dan adanya peningkatan dalam proses pendampingan medis bagi jemaah selama proses haji.

"Kita harapkan pelayanan tetap lebih baik, dan petugas kesehatan tidak banyak kita turunkan karena kematian turun drastis sehingga lebih baik kuota dipakai untuk jemaah. Itu yang diutamakan," jelasnya.

Sebelumnya, sebanyak 7.514 jemaah haji Indonesia kloter pertama resmi diberangkatkan malam ini dari berbagai embarkasi menuju Tanah Suci. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, memimpin langsung pelepasan tersebut secara simbolis di Asrama Haji, Jakarta Timur. 

"Baru saja kami melepas kloter pertama menuju ke Tanah Suci," ucapnya.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo