Niat dan Bacaan Puasa Sunah Rajab

Niat dan Bacaan Puasa Sunah Rajab

Arina.id - Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan yang dimuliakan (asyhurul hurum). Di bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk melakukan berbagai ibadah dan amalan yang bisa mendatangkan pahala, salah satunya adalah puasa. Berpuasa di bulan-bulan haram, khususnya Rajab, merupakan ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah sekaligus melatih diri dalam menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan.

Imam Nawawi dalam kitab Al-Minhaj (Beirut, Daru Ihyait Turatsil ‘Arabi: 1392/VIII:39) menyebutkan, tidak ada larangan atau pun anjuran khusus terkait puasa di bulan Rajab. Namun demikian, Imam Nawawi menegaskan bahwa puasa pada dasarnya adalah ibadah sunah (mandub) yang jika dikerjakan bisa mendatangkan pahala. 

Lebih lanjut, Imam Nawawi mengutip hadits dalam Sunan Abu Dawud yang menyatakan bahwa Rasulullah menganjurkan umatnya untuk berpuasa di empat bulan yang dimuliakan (asyhurul hurum), sebagaimana diketahui, Rajab adalah salah satu dari bulan-bulan haram tersebut, sehingga setiap ibadah yang dilakukan di bulan Rajab akan mendapatkan keistimewaan tersendiri.

Di sisi lain, niat merupakan salah satu rukun puasa yang harus dilakukan oleh setiap muslim yang hendak melaksanakan ibadah puasa. Untuk puasa wajib, seperti puasa Ramadan, qadha, kafarat, dan nadzar, niat harus dilakukan (dalam hati) sebelum fajar tiba. Adapun untuk puasa sunah, niat puasa dapat dilakukan di pagi hari, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan atau minum.

Dengan demikian, niat puasa sunah Rajab bisa dilakukan di dalam dua kondisi, yaitu di malam hari atau di pagi hari, dengan catatan belum melakukan sesuatu yang dapat membatalkan puasa. Adapun bacaan niat puasa sunah Rajab adalah sebagaimana berikut:

Bacaan niat puasa Rajab di malam hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى 

Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillâhi ta‘âlâ.    

Artinya: “Aku berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah Ta‘ala.” 

Bacaan niat puasa Rajab di pagi hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى 

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri rajaba lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Demikian niat puasa sunah Rajab yang bisa dilakukan ketika hendak melaksanakan ibadah puasa. Bulan Rajab merupakan waktu yang istimewa untuk meningkatkan amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Sebagai salah satu amalan yang dianjurkan di bulan Rajab, puasa menjadi sarana yang efektif untuk memperbanyak pahala, mengendalikan hawa nafsu, sekaligus melatih diri untuk menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan.


Editor:
Al-Quran Digital

Islami Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo