Inilah Dalil Anjuran Sholat Arbain di Masjid Nabawi Madinah

Inilah Dalil Anjuran Sholat Arbain di Masjid Nabawi Madinah

Arina.id - Jamaah haji 2025 gelombang pertama mulai berangkat menuju kota Madinah. Mengingat sekarang memasuki bulan Dzulqadah, biasanya tujuan pertama adalah kota Madinah.

Calon jamaah haji bergerak menuju kota Nabi terlebih dahulu untuk berziarah ke makam Rasulullah dan para sahabat di makam Baqi' serta melakukan rangkaian ibadah di kota Madinah. Di antaranya adalah melakukan sholat Arbain.  

Sholat Arbain adalah sholat 40 kali secara berturut-turut di masjid Nabawi. Dalam sebuah hadits disebutkan:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ صَلَّى فِي مَسْجِدِي أَرْبَعِينَ صَلَاةً لَا يَفُوتُهُ صَلَاةٌ كُتِبَتْ لَهُ بَرَاءَةٌ مِنْ النَّارِ وَنَجَاةٌ مِنْ الْعَذَابِ وَبَرِئَ مِنْ النِّفَاقِ

Artinya: "Dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah SAW bersabda, barangsiapa sholat di masjidku ini (masjid Nabawi) selama empat puluh kali sholat berturut-turut, maka dicatat baginya kebebasan dari neraka, selamat dari adzab, serta terbebas dari kemunafikan." (Musnad Ahmad, 20/40).

Dalam riwayat lain disebutkan:

حَدَّثَنَا عُقْبَةُ بنُ مُكْرَمٍ وَنَصْرُ بنُ عِليٍّ قالاَ: حَدّثَنَا سلمُ بن قُتَيْبَةَ عَنْ طُعْمَةَ بنِ عَمرٍو عن حبيبِ بنِ أبي ثابتٍ عن أنسٍ بنِ مالكٍ قال: قال رسول الله: من صلى لله أربعين يوماً في جماعةٍ يدرك التكبيرةَ الأُولى كُتِبَ لهُ براءَتَان: بَراءَةٌ مِنْ النَّارِ، وبراءَةٌ مِنَ النِّفَاقِ (رواه الترمذي)

Artinya: "Telah menceritakan pada kami Uqbah bin Mukram dan Nashr bin Ali: Telah menceritakan pada kami Salam bin Qutaibah dari Tu’mah bin Amru dari Habib bin Abi Tsabit dari Anas bin Malik berkata: bersabda Rasulullah: “Siapa mengerjakan sholat dengan ikhlas karena Allah selama 40 hari berjamaah dengan mendapatkan takbiratul ihram, dicatat untuknya dua kebebasan, yaitu bebas dari neraka dan bebas dari kemunafikan.” (HR. At-Tirmidzi, 2/7)

Begitu juga dalam riwayat lain:

عَنْ نُبَيْطِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: «مَنْ صَلَّى فِي مَسْجِدِي أَرْبَعِينَ صَلَاةً لَا يَفُوتُهُ صَلَاةٌ، كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بَرَاءَةً مِنَ النَّارِ، وَنَجَاةً مِنَ الْعَذَابِ»

Artinya: "Diriwayatkan dari Numait bin Umar, dari Anas bin Malik, ia berkata, Rasulullah bersabda: Siapa saja yang sholat di masjidku 40 sholat tanpa terputus, maka Allah mencatatnya bebas dari neraka dan selamat dari siksa." (HR. Tabrani 5/325)

Ketiga hadits ini meskipun secara kualitas sanad masih dipertentangkan kesahihannya, bahkan ada yang menilai daif, namun pemaknaannya sangat sahih. Seperti yang terekam dalam hadits berikut:

عن أبي هريرةَ رضي اللَّهُ عنهُ أن النبي صلى الله عليه وسلم قال:صلاةٌ في مسجدِي هذا خيرٌ من ألفِ صلاةٍ فيما سِواه إلاّ المسجدَ الحرامَ (رواه البخاري)

Artinya: "Dari Abu Hurairah bahwa Nabi Muhammad bersabda: “Sholat di masjidku ini (Nabawi)  lebih baik dari seribu sholat di masjid lainnya selain Masjidil-Haram.” (HR. Bukhari).

Hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari ini menjadi dalil akan keistimewaan masjid Nabawi sehingga siapa pun yang sholat di masjid Nabawi akan mendapatkan pahala setara dengan seribu sholat. Ini mencakup sholat 40 waktu di masjid Nabawi.

Mengapa Nabawi menjadi istimewa? Sebab masjid Nabawi adalah salah satu masjid yang dibangun oleh Rasulullah setelah masjid Quba.

Secara garis besar hadits-hadits ini menegaskan bahwa siapa saja yang sholat di masjid Nabawi akan mendapatkan keutamaan yang sangat besar. Karena itu, para ulama sangat menganjurkan orang yang sedang melakukan ibadah haji dan umrah, sebisa mungkin untuk memperbanyak melaksanakan ibadah di masjid Nabawi. 

Mengingat jatah tinggal di Madinah hanya 8 hari, maka para jamaah haji memaksimalkan ibadahnya agar bisa menjalankan sholat Arba'in atau empat puluh waktu sholat.

Dengan demikian, mereka yang ingin mengejar keutamaan tersebut bisa tercapai asalkan sholat 40 waktu atau 8 hari di masjid Nabawi. Wallahu a'lam bish shawab.


Editor:
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo