Ketahui Aneka Makanan untuk Mencegah Anemia

Ketahui Aneka Makanan untuk Mencegah Anemia

Arina.id -- Anemia merupakan kondisi ketika sel darah merah dalam tubuh ada di bawah batas normal. Ketika terserang anemia tubuh tidak mampu memproduksi hemoglobin dalam jumlah yang cukup.

Situasi ini dapat menyebabkan tubuh cepat lelah dan lemas, lantaran sel darah sejatinya juga berfungsi mengirim pasokan nutrisi dan oksigen.

Kekurangan sel darah merah membuat kulit terlihat lebih pucat atau bahkan berwarna kekuningan. Tak jarang detak jantung bisa menjadi tidak beraturan, napas pendek, nyeri dada, pusing dan berkunang-kunang.

Salah satu cara untuk mengatasi anemia adalah mengonsumsi makanan yang berfungsi sebagai penambah darah, yang umumnya tinggi akan zat besi.

Nutrisi dalam Makanan untuk Penambah Darah

Berikut sejumlah nutrisi atau zat penting dalam makanan yang juga berfungsi untuk meningkatkan produksi darah dalam tubuh:

  • Zat Besi, membantu meningkatkan kadar hemoglobin.
  • Vitamin C, meningkatkan penyerapan zat besi.
  • Asam Folat, berperan membentuk sel darah merah.
  • Vitamin B12, zat penting untuk memproduksi sel darah merah.
  • Tembaga, membantu metabolisme zat besi dalam tubuh.

 

Jumlah Standar Zat Besi Harian Berdasar Usia

Berikut jumlah standar kebutuhan zat besi harian untuk tubuh dikelompokkan berdasar kategori usia, dikutip dari Halodoc:

  • Usia 1-3 tahun: 7 miligram
  • Usia 4-9 tahun: 10 miligram
  • Usia Remaja Pria: 11 miligram
  • Usia Remaja Wanita: 15 miligram
  • Usia Pria Dewasa: 9-11 miligram
  • Usia Wanita Dewasa: 18 miligram
  • Ibu Hamil dan Menyusui: 27 miligram

 

Jenis-jenis Makanan Penambah Darah

Demi mendapatkan asupan zat besi harian untuk tubuh, maka kita dapat mengonsumsi beberapa jenis makanan penambah darah berikut ini:

Daging Merah dan Unggas

Diketahui dalam sekira 100 gram daging merah (sapi, kambing) mengandung hingga 2,7 miligram zat besi. Jumlah tersebut dapat memenuhi 15 persen asupan harian tubuh. Sementara untuk 100 gram daging unggas, dapat memenuhi 13 persen asupan untuk tubuh.

Jeroan

Konsums jeroan hewan, seperti hati, jantung, serta otak, diketahui mengandung cukup banyak zat besi. Dalam 100 gram hati sapi mengandung 6,5 miligram zat besi. Kemudian 100 gram hati ayam mengandung 15,6 miligram zat besi.

Kacang-kacangan

Sejumlah jenis kacang-kacangan diketahui mengandung banyak zat besi. Jenis kacang-kacangan tersebut antara lain: lentil, buncis, kacang polong, dan kedelai.

Sayuran Berdaun Gelap

Sayuran dengan warna daun hijau gelap mengandung cukup banyak zat besi, seperti bayam dan brokoli. Akan tetapi ketika akan mengonsumsinya mesti dicuci dan diolah dengan benar.

Buah Delima

Buah delima juga dapat berfungsi menambah kadar sel darah merah, hal tersebut sesuai studi yang dilakukan oleh HHS Author Manuscripts. Buah delima mengandung antioksidan polifenol dan nitrat, menjadi vasolidator yang kuat.

Kurma

Kurma menjadi salah satu buah yang diketahui mengandung cukup banyak zat besi. Akan tetapi konsumsi kurma untuk penderita diabetes lebih baik dilakukan setelah melalui konsultasi dengan dokter.

Akar Bit

Akat bit diketahui tidak hanya mengandung zat besi, tapi juga zat penting lainnya seperti asam folat, potasium, dan serat.

Biji Labu

Biji labu juga dapat berfungsi sebagai makanan penambah darah. Biji labu mengandung sekira 8 miligram zat besi, kalsium, magnesium, serta mangan.

Semangka

Selain menyegarkan, mengonsumsi buah semangka juga dapat berfungsi sebagai penambah darah. Semangka merah kaya dengan air dan vitamin C, yang berfungsi memaksimalkan penyerapan zat besi.

 


Editor:
Al-Quran Digital

Tren Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo