Jakarta, Arida.id – Pemberitaan media terkait kekerasan seksual di pesantren membuat para orang tua khawatir memasukan anaknya di pondok pesantren.
Kecemahan itu lahir karena korban kekerasan di pesantren terus muncul. Namun di sisi lain, keinginan orang tua atau anak untuk menuntut ilmu di pesantren pun tinggi.
Dalam rangka mencegah kejadian serupa terulang, GUSDURian akan memberikan ruang belajar (learning space) yang inklusif dan berkeadilan tentang upaya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pesantren. Hal itu akan dilakukan pada Temu Nasional (TUNAS) GUSDURian yang akan digelar pada Jumat -Minggu (29-31/8) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.
Selain itu, dalam perhelatan akbar yang akan dihadiri ribuan komunitas GUSDURian dari berbagai daerah di Indonesia ini, juga akan ada ruang pembelajaran tentang digital security training.
Tunas GUSDURian sendiri adalah agenda dua tahunan yang diselenggarakan untuk mempertemukan keluarga, sahabat, murid, dan pengagum rahasia pemikiran-pemikiran Gus Dur, untuk membahas bersama isu-isu strategis yang menjadi landasan bergerak dalam hidup berbangsa, bernegara, dan beragama.
Tunas 2025 kembali digelar dengan tiga tajuk utama tentang ‘’Agama sebagai Etika Sosial”, ‘’Demokrasi dan Supremasi Sipil’’, dan ‘’Keadilan Ekologi’’.
Tidak hanya itu, dalam hajatan besar komunitas GUSDURian ini, juga ada berbagai agenda menarik yang dapat menjadi sarana bagi peserta untuk belajar dan berdiskusi terkait pemikiran Gus Dur. Berikut tanggal dan agendanya;
Kamis, 28 Agustus 2025
- Walking Tour Kebangsaan (08.30-Selesai)
Jum'at, 29 Agustus 2025
- Digital Security Training (08.30-11.00 WIB)
- Sarasehan Anak Muda (13.00-17.00 WIB)
- Fundraising Komunitas (15.30-17.00 WIB)
- Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren (15.30-17.00 WIB)
Sabtu, 30 Agustus 2025
- Board Games (09.00-17.00 WIB)
- Forum Aktivis (13.00-17.00 WIB)
- Dialog Bersama KUPI "Mendalami Pendekatan Trilogi KUPI"
Learning space ini terbuka bagi siapa saja dan 100 % gratis. Untuk informasi pendaftarannya silahkan kunjungi (https://formtunas.gusdurian.net/form/general ) atau hubungi langsung +6287765385303 (Rofiqi A.R).
Editor: Muhammad Zunus


