Dark
Light
Dark
Light

Ramadan Bulan Berbagi dan Mengabdi, Ini yang Bisa Dilakukan Gen-Z dalam Mengisinya

Ramadan Bulan Berbagi dan Mengabdi, Ini yang Bisa Dilakukan Gen-Z dalam Mengisinya

Jakarta, Arina.id – Bulan Ramadan kerap kali dijadikan sebagai momentum untuk berbagi dan mengabdi. 

Kepala Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan pada Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama, Mastuki memberikan gagasan bagi generasi Z dalam memanfaatkan bulan Ramadan sebagai bulan berbagai dan bulan mengabdi. 

"Bagi kawan-kawan kalangan generasi Z atau Gen-z mengisi Ramadan bukan hanya terkait dengan beribadah puasa saja, tetapi juga bisa mengisi aktivitas sosial yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang lain,” kata Mastuki dalam tayangan Puasa Ala Gen Z yang Bermanfaat di akun YouTube Arina Media Official.

 

Menurut Mastuki ada banyak kegiatan berbagi dan mengabdi yang bisa dilakukan oleh generasi Z. Dirinya mengatakan kerap kali menjumpai anak-anak remaja yang mengikuti kegiatan bersama membangunkan sahur. 

"Yang kedua kawan-kawan bisa menginisiasi kegiatan bersama misalnya untuk membuat konten-konten kreatif konten-konten inovatif berkaitan dengan konten dakwah misalnya atau konten aktivitas sosial yang berkaitan dengan Ramadan maupun yang bisa meng-engage kawan-kawan yang lainnya,” lanjutnya.

Selain itu aktivitas-aktivitas sosial yang relevan dan bermanfaat di Ramadan juga dapat dilakukan. Misalnya dengan membuat projek sosial dengan melibatkan komunitas yang spesifik, maupun melibatkan partisipasi dari kalangan masyarakat secara umum.

Hal itu karena bulan Ramadan juga merupakan bulan yang menyenangkan bagi orang lainnya. Aktivitas ibadah yang dibungkus dengan kegiatan-kegiatan bernuansa Ramadan yang partisipatif dan melibatkan banyak orang.

Dia mengutip sabda Nabi Muhammad Saw bahwa sebaik-baik sedekah pemberian itu adalah pada saat kita berkecukupan.

Konteks ini relevan dengan firman Allah subhanahu wa taala; Lan tanalul-birra ḥatta tunfiqụ mimma tuḥibbụn, wa ma tunfiqụ min syai’in fa innallaha biha 'aim. (QS. Ali Imron ayat 92).

“Artinya: Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai,” paparnya.

Lewat ayat tersebut Allah Swt menyampaikan atau memberikan inspirasi bahwa al-birr itu belum dianggap sempurna kalau kita belum mampu menyedekahkan memberikan membagi sesuatu yang kita amat cintai.

"Jadi Ramadan adalah bulan mengabdi kepada Allah subhanahu wa taala tapi pada saat yang sama mengisi Ramadan sebagai bulan berbagi,” pungkasnya.


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo