Dark
Light
Dark
Light

Pesawat Hibah Garuda Indonesia di Asrama Haji Aceh Difungsikan untuk Manasik

Pesawat Hibah Garuda Indonesia di Asrama Haji Aceh Difungsikan untuk Manasik

Jakarta, Arina.id—Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak meresmikan pesawat hibah dari Garuda Indonesia yang kini Ditempatkan di Asrama Haji Kelas I Aceh.

Kehadiran pesawat ini diharapkan memberikan pengalaman manasik yang lebih nyata dan komprehensif bagi calon jemaah haji asal Aceh. Dengan fasilitas ini, jemaah terutama usia lanjut diharapkan semakin siap, nyaman, dan khusyuk dalam menjalankan ibadah haji.

Peresmian dilakukan bersama Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny H. Kairupan, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.

Dahnil menegaskan bahwa pesawat ini bukan sekadar simbol sejarah, tetapi fasilitas pembelajaran yang akan membantu jemaah lebih siap secara mental dan teknis sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Pesawat ini kami hadirkan agar jemaah bisa merasakan langsung suasana penerbangan haji. Dengan begitu, saat hari keberangkatan tiba, jemaah sudah lebih tenang, tidak cemas, dan memahami apa yang harus dilakukan,” ujar Dahnil dikutip Arina.id, Senin (16/2).

Menurutnya, masyarakat Aceh memiliki ikatan historis yang kuat dengan lahirnya maskapai nasional melalui pesawat pertama, Seulawah RI-001, yang menjadi cikal bakal penerbangan nasional. Oleh karena itu, penempatan pesawat di Aceh juga merupakan bentuk penghormatan pemerintah pusat kepada masyarakat Aceh.

“Sejarah mencatat, pesawat Garuda pertama lahir dari dukungan rakyat Aceh. Maka hari ini, pemerintah ingin memberikan penghormatan sekaligus manfaat nyata bagi jemaah Aceh,” tambahnya.

Pesawat jenis Boeing 737 yang sebelumnya dioperasikan oleh Citilink ini telah dirakit kembali dan dilengkapi fasilitas pendukung sehingga menyerupai kondisi pesawat aktif. 

Nantinya, kata Dahnil, calon jemaah dapat menyebarkan secara langsung proses masuk kabin, penyimpanan barang, penggunaan sabuk pengaman, hingga simulasi prosedur selama penerbangan.

“Manasik bukan hanya soal rukun dan wajib haji, tapi juga kesiapan perjalanan. Kita ingin jemaah, khususnya lansia, merasa aman dan percaya diri sejak dari embarkasi hingga tiba di Tanah Suci,” tutup Dahnil.


Editor: Suci
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo