Dark
Light
Dark
Light

Marak Virus HMPV di China, Kemenkes RI Imbau Masyarakat Tidak Panik Namun Tetap Waspada

Marak Virus HMPV di China, Kemenkes RI Imbau Masyarakat Tidak Panik Namun Tetap Waspada

Arina.id -- Saat ini tengah marak serangan wabah virus HMPV (Human Metapneumovirus) di China. Virus tersebut umumnya menyerang sistem pernapasan atas manusia, namun juga berisiko mengakibatkan infeksi pernapasan bawah.

Fenomena ini turut menjadi perhatian dunia internasional, lantaran sifat penyebarannya yang sangat cepat hingga mengakibatkan lonjakan kasus di China bagian utara.

Dikutip dari Reuters, pihak Badan Pengendali Penyakit di China mengungkapkan bahwa virus HMPV telah meningkatkan jumlah penderita infeksi pernapasan pada musim dingin tahun ini.  

"Infeksi pernapasan musim dingin ini sebagian besar disebabkan oleh influenza, dengan HMPV juga turut berkontribusi," ungkap Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China.

Tekait hal ini, pihak Kementerian Kesehatan RI juga telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat di Tanah Air untuk tidak panik, namun wajib tetap waspada.

Dikutip dari kemkes.go.id, pada Jumat (3/1/2024) kemarin pihak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) secara resmi mengeluarkan rilis berisi imbauan masyarakat untuk tidak panik namun wajib tetap waspada, serta menjaga kesehatan untuk mencegah risiko penularan virus.

Juru Bicara Kemenkes RI, drg. Widyawati, MKM, menjelaskan bahwa langkah-langkah preventif seperti menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan secara teratur, dan menggunakan masker di tempat umum dapat membantu mengurangi risiko tertular penyakit menular.

Namun Widyawati juga menekankan bahwa sampai saat ini belum ada laporan terkait kasus virus HMPV di Indonesia.

“Saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia. Meski begitu, kami mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini penting untuk memperkuat daya tahan tubuh dan mencegah penularan berbagai virus yang berpotensi mengancam kesehatan,” jelas Widyawati.

Dalam keterangannya, Pemerintah Indonesia akan terus melakukan langkah pemantauan terhadap perkembangan kasus HMPV di China dan negara lain.

Berbagai langkah antisipasi bisa dilakukan dengan peningkatan pengawasan di pintu masuk negara, termasuk dapat menerapkan karantina kesehatan bagi pelaku perjalanan internasional yang menunjukkan gejala Influenza Like Illness (ILI).

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan langkah-langkah preventif yang efektif. Upaya ini dilakukan agar virus ini tidak masuk ke Indonesia,” imbuh Widyawati. 

HMPV dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Gejala mirip flu biasa seperti: batuk, pilek, demam, dan sesak napas. Dalam kasus berat, virus ini bisa menyebabkan komplikasi seperti bronkitis atau pneumonia.

Virus ini sejatinya tidak terlalu berbahaya bagi orang dewasa sehat, tapi menjadi berisiko lebih tinggi terhadap anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah. Juga beresiko bagi penderita penyakit kronis seperti: diabetes, gangguan pernapasan, atau penyakit jantung.


Editor: A. Sentosa
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo