Arina.id - Shalawat kepada Nabi Muhammad merupakan ibadah yang bukan hanya dilakukan dilakukan oleh manusia, namun Malaikat dan Allah SWT juga bershalawat kepada Nabi Muhammad. Sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 56:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
Keutamaan membaca shalawat terdapat dalam berbagai riwayat hadits. Keterangan perihal ganjaran pahala yang berlipat untuk amal shalawat dapat ditemukan pada hadits riwayat Imam Muslim berikut ini:
مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا
Artinya: “Siapa saja yang bershalawat kepadaku sekali, niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali,” (HR Muslim).
Seiring dengan perjalanan waktu, lafal shalawat dan salam banyak bermunculan dan diperkenalkan oleh para ulama. Shalawat yang disusun oleh para ulama ini semuanya bertujuan sebagai ekspresi ungkapan cinta kepada Rasulullah dan juga menjadi nilai ibadah.
Di antara shalawat yang populer diamalkan adalah shalawat Nariyah. Pengarang Shalawat Nariyah adalah Syekh Ibrahim bin Muhammad bin Ali at-Tazi. Beliau adalah seorang wali besar yang berasal dari Kota Taza, Maroko (Zahasfan, Shalawat Nariyah Sejarah dan Khasiatnya, [Surabaya, Imtiyaz: 2021], halaman 1).
Siapa pengarang shalawat ini adalah berdasarkan pada beberapa kitab seperti Kitab Annajmuts-Tsaqib karya Ibnu Sha’d dan Al-Hujjajul Bayyinat dan dikuatkan oleh Syekh Abdullah Al-Ghumari dan Kitab An-Nubugh Al-Maghribi.
Berikut bacaan dan arti shalawat Nariyah:
<اَللّهُمَّ صَلِّ صَلَاًة كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ الَّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ َويُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِي كُلِّ لَـمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُومٍ لَكَ
Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmman `alâ sayyidinâ Muḫammadinil-ladzi tanḫallu bihil-`uqadu wa tanfariju bihil-kurabu wa tuqdlâ bihil-ḫawâiju wa tunâlu bihir-raghâ’ibu wa ḫusnul-khawâtimi wa yustasqal-ghamâmu biwajhihil-karîmi wa `alâ âlihi wa shaḫbihi fî kulli lamḫatin wa nafasin bi`adadi kulli ma`lûmilak(a).
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau,".
Editor: Choirul Anam


