Menag Terima Delegasi Qari dan Dai Al-Azhar untuk Safari Dakwah Ramadhan ke Berbagai Daerah di Indonesia

Menag Terima Delegasi Qari dan Dai Al-Azhar untuk Safari Dakwah Ramadhan ke Berbagai Daerah di Indonesia

Jakarta, Arina.id—Para delegasi Majelis Hukama Muslimin (MHM) akan menjalankan safari dakwah selama Ramadhan 1447 H di sejumlah daerah di Indonesia. Mereka adalah para qari dan dai lulusan Universitas Al-Azhar, Mesir.

Sebelum berangkat ke tempat tugas, mereka melakukan audiensi dengan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama strategis dalam misi penyebaran dakwah Islam yang moderat dan harmonis.

Dalam kesempatan itu, Menag menyampaikan apresiasi atas kontribusi Al-Azhar dan Majelis Hukama Muslimin sebagai pusat rujukan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam di dunia.

"Saya ucapkan selamat datang kepada cendekiawan muda yang sudah hadir di sini. Mesir adalah negara cendekiawan Islam yang besar. Banyak imam-imam, Qari, dan ulama masyhur di Indonesia adalah lulusan dari Universitas Al-Azhar," ujar Menag di Kantor Kemenag.

Turut mendampingi Menag dalam pertemuan tersebut, Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad, Direktur Penerangan Agama Islam Muchlis M. Hanafi, Direktur Urusan Agama Islam Arsad Hidayat, Staf Khusus Menag Ismail Chawidu, serta Tenaga Ahli Menag Andi Salman.

Para qari dan da’i dari Al-Azhar ini dijadwalkan bertugas di sejumlah wilayah di Indonesia, antara lain Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur (IKN), Nusa Tenggara Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Penempatan tersebut diharapkan dapat memperkuat simpul-simpul harmoni keagamaan yang selama ini menjadi karakter masyarakat Indonesia.

"Bapak-bapak akan disebar dan hadir di berbagai kota yang menjadi simbol harmoni keagamaan di Indonesia, dari Sulawesi Selatan, Sumatera, IKN, hingga Jawa. Jangan takut tidak bisa berbahasa Indonesia, insya Allah di sana akan ada orang-orang baik yang membantu untuk membiasakan diri," tutur Menag.

Menurut Menag, program pengiriman da’i dari Al-Azhar melalui Majelis Hukama Muslimin merupakan jembatan kebudayaan dan intelektual yang penting bagi hubungan kedua negara. Ia berharap para delegasi tidak hanya memberikan pencerahan keagamaan, tetapi juga semakin mempererat hubungan persaudaraan antara masyarakat Indonesia dan dunia Islam.

"Saya ucapkan terima kasih dan selamat bertugas. Anggaplah Indonesia ini sebagai negeri kedua. Saya berharap para Qari sekalian dapat mengenal lebih dekat budaya Indonesia yang sangat kaya," imbuhnya.

Delegasi Majelis Hukama Muslimin dijadwalkan memulai tugas di berbagai masjid raya dan pusat dakwah di daerah penugasan selama Ramadan. Penempatan di Kalimantan Timur juga menjadi bagian dari dukungan internasional dalam penguatan kehidupan keagamaan di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat peradaban baru Indonesia.

Majelis Hukama Muslimin merupakan badan independen lintas negara yang didirikan pada 21 Ramadan 1435 H atau 19 Juli 2014 M dan berkedudukan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Sejak 2021, lembaga ini membuka kantor virtual di Indonesia untuk mendukung diseminasi program-programnya. Pada Oktober 2023, kantor cabang resmi MHM Indonesia diresmikan di Jakarta Pusat oleh Sekretaris Jenderal MHM Konselor Mohamed Abdelsalam.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo