Peringatan BMKG Terkait Potensi Hujan di 37 Wilayah pada Senin 9 November 2026

Peringatan BMKG Terkait Potensi Hujan di 37 Wilayah pada Senin 9 November 2026

Jakarta, Arina.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di 37 wilayah Indonesia pada Senin, 9 November 2026. Sejumlah daerah bahkan berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.

Prakirawan BMKG Muhammad Rizky menjelaskan, dinamika atmosfer berupa sirkulasi siklonik yang terbentuk di Samudra Hindia barat Aceh dan Samudra Pasifik Utara sebelah Papua Nugini memicu terbentuknya daerah konvergensi dan perlambatan angin.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah perairan Indonesia.

“BMKG melihat kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi cuaca signifikan di beberapa wilayah Indonesia. Kesiapsiagaan perlu ditingkatkan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat,” ujar Rizky dalam tayangan prakiraan cuaca BMKG yang berlaku untuk Senin (9/11/2026).

Ia menyebutkan, potensi hujan lebat hingga sangat lebat perlu diwaspadai di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Subulussalam, Pasaman Barat, Pasaman, Mandailing Natal, Padang Lawas, dan Pakpak Bharat.

Sementara itu, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah yang meliputi Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Potensi Hujan di Sejumlah Kota Besar
Selain peringatan dini hujan lebat, BMKG juga menyampaikan prakiraan cuaca di sejumlah kota besar di Indonesia.

Di wilayah Sumatera, hujan disertai petir berpotensi terjadi di Padang dan Tanjung Pinang. Hujan ringan diprakirakan mengguyur Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Pangkalpinang. Sementara itu, Bandar Lampung diprakirakan mengalami kondisi udara kabur.

Beralih ke Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, hujan sedang berpotensi terjadi di Bandung. Adapun hujan ringan diprakirakan mengguyur Serang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, dan Mataram. Jakarta dan Kupang diprakirakan mengalami kondisi berawan hingga mendung.

Untuk wilayah Kalimantan, hujan sedang berpotensi terjadi di Palangka Raya. Sementara hujan ringan diprakirakan mengguyur Pontianak, Samarinda, Banjarmasin, dan Tanjung Selor.

Di Sulawesi, hujan ringan berpotensi terjadi di Manado, Gorontalo, Palu, dan Mamuju. Makassar diprakirakan berawan, sedangkan Kendari berpotensi mengalami kondisi udara kabur.

Sementara itu, di wilayah Maluku dan Papua, hujan ringan berpotensi mengguyur Ternate, Ambon, Sorong, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke. Adapun Manokwari diprakirakan mengalami kondisi udara kabur.

Waspadai Awan Cumulonimbus dan Gelombang Laut
Rizky juga mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna transportasi udara, untuk mewaspadai keberadaan awan cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan di sejumlah wilayah.

Potensi tersebut meliputi perairan barat Aceh hingga Bengkulu, Selat Malaka bagian utara, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Laut Natuna Utara, Selat Karimata bagian utara, serta sejumlah wilayah Kalimantan.

Selain itu, potensi awan cumulonimbus juga perlu diwaspadai di Jawa Timur, perairan selatan Nusa Tenggara Timur, Laut Maluku, Laut Sulawesi bagian timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, perairan Pasifik Utara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

“Oleh karena itu, selalu ikuti informasi terbaru dari pihak bandara dan maskapai penerbangan,” kata Rizky.

Bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, kondisi gelombang secara umum relatif kondusif. Namun, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur, Laut Natuna Utara, Selat Karimata bagian utara, Laut Maluku, serta Samudra Pasifik Utara dari wilayah Maluku hingga Papua.

BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir untuk memperhatikan kondisi pasang surut air laut. Potensi banjir rob diprakirakan terjadi di pesisir Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Maluku.

Rizky mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat terjadi selama masa peralihan musim. Masyarakat juga diminta terus memantau perkembangan informasi cuaca dan menyesuaikan aktivitas, terutama ketika melakukan perjalanan.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo