Doa Agar Masalah Segera Selesai dan Tegar Menghadapi Musibah

Doa Agar Masalah Segera Selesai dan Tegar Menghadapi Musibah

Arina.id - Setiap manusia pasti akan diuji oleh Allah dengan berbagai macam masalah, baik berupa kesedihan, kehilangan, kesempitan rezeki, maupun ujian batin. Dalam Islam, masalah yang bermunculan bukanlah tanda kebencian Allah, melainkan sarana untuk meningkatkan derajat dan menghapus dosa. 

Terlebih, sebagian kalangan beranggapan bahwa datangnya masalah berarti datangnya kesialan. Padahal tidak demikian. Sebab Allah berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍۢ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍۢ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّـٰبِرِينَ

Artinya: “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 155)

Menurut penjelasan tafsir Tabari, merujuk pendapat Abu Ja’far bahwa Abu Ja'far, disebutkan: "Ini adalah pemberitahuan dari Allah SWT kepada para pengikut Rasul-Nya, bahwa Dia akan menguji mereka dan menguji mereka dengan hal-hal yang sulit, agar Dia dapat mengetahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berpaling darinya, sebagaimana Dia menguji mereka dengan mengubah arah shalat dari Yerusalem ke Ka'bah, dan sebagaimana Dia menguji orang-orang pilihan-Nya sebelum mereka."

Selain itu, datangnya masalah dan cobaan menjadi semacam seleksi di antara para pengikut Rasulullah, mana yang bersungguh-sungguh dan mana yang tidak. Oleh karena itu ada sebuah doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika sedang dilanda masalah agar diberi kesabaran dan lekas selesai.

Doa Ketika Tertimpa Masalah dan Musibah Besar

Berikut doa memohon rahmat dan keterlibatan Allah dalam menyelesaikan masalah. Doa ini diriwayatkan oleh Imam An-Nasai, Ibnu Sunni, Al-Hakim, dan Al-Baihaqi.

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ

Yā hayyu, yā qayyūmu, bi rahmatika astaghītsu, ashlih lī sya’nī kullahū, wa lā takilnī ilā nafsī tharfata ‘aynin.  

Artinya: "Wahai Zat yang maha hidup dan maha kekal abadi, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Bawakanlah kemaslahatan pada segala urusanku. Janganlah Kaubiarkan aku sendiri menyelesaikan urusan meski sekejap." (HR An-Nasai, Ibnu Sunni, Al-Hakim)

Dalam riwayat lain doanya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو، فَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Allāhumma raḥmataka arjū, fa lā takilnī ilā nafsī ṭarfata ‘ayn, wa aṣliḥ lī sya’nī kullah, lā ilāha illā anta.

Artinya: “Ya Allah, hanya rahmat-Mu yang aku harapkan. Maka janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri walau sekejap mata. Perbaikilah segala urusanku. Tiada Tuhan selain Engkau.” (HR. Abu Dawud, No. 5090)

Sedangkan doa ketika mendapatkan musibah besar adalah sebagai berikut:

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَاخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا

Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘ûn, Allâhumma’jurnî fî muṣîbatî wākhluf lī khairan minhā

Artinya: “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali. Ya Allah, berilah aku pahala dalam musibahku dan gantikanlah untukku yang lebih baik darinya.” (HR. Muslim, no. 918)

Doa-doa ini menjadi media untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meyakini bahwa Allah akan memberikan jalan yang terbaik. Sebab dalam surat al-Insyirah ditegaskan dua kali bahwa sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.

Walhasil, semua masalah, cobaan, dan musibah adalah bagian dari kehidupan yang tidak dapat dihindari. Namun, seorang Muslim sejati akan menjadikan doa sebagai senjata utama dalam menghadapi ujian. Dengan berdoa, kita menyerahkan seluruh urusan kepada Allah, Dzat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wallahu a'lam.


Editor:
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo