Menjaga kebukaran tubuh saat berpuasa Ramadan sangat penting dilakukan umat Islam. Jangan sampai jadi kebiasaan bercanda apalagi serius diucapkan "Puasa, lemas boleh dong," yang akhirnya berujung pada perilaku malas-malasan dan tidak produktif.
Nah, untuk menjaga tubuh tetap bugar saat berpuasa, asupan penting yang harus diperhatikan adalah air putih. Umumnya, dan ini sudah jadi pengetahuan banyak orang, tubuh manusia membutuhkan asupan air minimal 2 liter setiap hari. Jumlah ini setara dengan 8 gelas air putih.
Mengapa manusia memerlukan minimal 2 liter air putih setiao hari? Situs web halodoc.com menyebutkan 80 persen tubuh manusia terdiri dari air. Saat puasa, asupan cairan tubuh tetap harus dipenuhi. Keadaan kurang asupan cairan bisa berdampak pada kondisi tubuh, salah satunya memicu dehidrasi atau kekurangan cairan.
Tanda-tanda tubuh kekurangan cairan di antaranya bibir dan kulit kering, pusing, lemas, sakit kepala, serta urine berwarna gelap.
Lalu, bagaimana cara untuk menjaga asupan cairan tubuh saat berpuasa?
Umat Islam di Indonesia umumnya berpuasa tidak makan maupun minum selama lebih dari 12 jam. Pada saat yang sama, tubuh tetap beraktivitas dan membutuhkan asupan cairan. Cara menjaga asupan cairan tubuh selama berpuasa tidaklah sulit. Kita bisa menerapkan aturan minum air 2-4-2, yaitu pembagian waktu minum air putih selama puasa.
2 Gelas Air Putih saat Berbuka
Agar lebih sehat, biasakanlah untuk berbuka puasa dengan air putih baru dilanjut dengan makanan lainnya. Saat berbuka puasa, pastikan untuk minum setidaknya dua gelas air putih atau lebih secara berkala, sesuai dengan kebutuhan.
Minum air putih saat berbuka puasa bisa membantu mengganti cairan tubuh yang hilang setelah seharian beraktivitas di tengah puasa.
4 Gelas Air Putih saat Makan Malam
Selanjutnya, disarankan untuk minum air putih secara berkala saat malam hari hingga menjelang tidur. Minum 4 gelas air putih pada malam hari dengan pembagian satu gelas air putih sebelum makan, satu gelas air putih setelah makan malam, satu gelas air putih setelah tarawih, dan satu gelas air putih menjelang tidur. Minum air putih sebelum makan dan sesudah makan bisa membantu melancarkan proses pencernaan makanan.
2 Gelas Air Putih saat Sahur
Saat sahur dianjurkan untuk minum setidaknya dua gelas air putih. Kamu bisa membaginya, yaitu satu gelas saat bangun tidur atau sebelum makan dan satu gelas setelah makan sahur. Mengingat pentingnya makanan dan minuman untuk memberi energi tubuh selama puasa, sebaiknya jangan melewatkan makan sahur.
Selain itu, jangan lupa minum air putih agar kebutuhan cairan tubuh bisa terpenuhi.
Minuman selain Air Putih
Adakah minuman yang baik dikonsumsi selain air putih? Jawabannya ada, tapi ada baiknya kita tetap minum air putih sesuai kebutuhan tubuh.
Air putih memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh, mulai dari menjaga tubuh tetap berenergi, melancarkan pencernaan, baik untuk metabolisme tubuh, serta memelihara kesehatan dan kelembaban kulit.
Selain air putih, ada beberapa jenis minuman lain yang bisa dikonsumsi untuk membantu menjaga kesehatan dan kadar cairan tubuh, seperti air kelapa, teh manis, madu, dan jus buah. Minuman yang memiliki rasa manis memang disebut bisa membantu mengembalikan energi tubuh sehingga tidak lemas.
Namun perlu diingat, sebaiknya hindari menggunakan pemanis buatan dan jangan berlebihan dalam mengkonsumsi makanan ataupun minuman manis.
Setelah seharian berpuasa, biasanya keinginan untuk mengkonsumsi rasa manis akan meningkat, maka dari itu penting untuk mengetahui batas normalnya.
Selain air putih dan minuman manis, asupan makanan sehat lainnya juga perlu diperhatikan. Dengan begitu, puasa akan berjalan lancar dan kesehatan tubuh selalu terjaga.
Editor:


