Dark
Light
Dark
Light

Demonstran di Berbagai Negara Tuntut Akhiri Kelaparan Massal di Gaza

Demonstran di Berbagai Negara Tuntut Akhiri Kelaparan Massal di Gaza

Arina.id—  Ribuan warga Australia menggelar demonstrasi di Sydney Harbour Bridge. Mereka datang dari berbagai kota menyerukan penghentian serangan militer Israel ke Gaza dan mendesak bantuan kemanusiaan segera.

Beberapa peserta membawa panci dan wajan sebagai simbol kelaparan yang terjadi di Gaza. 

"Ketika orang-orang dari seluruh dunia bersatu dan bersuara, kejahatan dapat dihentikan," kata Doug, seorang pria berusia 60-an yang turut serta dalam aksi tersebut melansir Reuters, Minggu (3/8/2025).

Pada hari yang sama ratusan aktivis pro Palestina menggelar aksi demonstrasi di depan Kementerian Luar Negeri Taiwan. Mereka protes hubungan erat Taipe dengan Israel di tengah agresi yang menelan korban jiwa di Gaza.

Peserta aksi menuntut pemerintah Taiwan menghentikan segala bentuk bantuan keuangan kepada Israel. Di Indonesia, aksi Akbar bela Palestina juga digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Peserta aksi mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin seruan global untuk menghentikan genosida di Gaza.

Aksi bertajuk Bersatu Padu Selamatkan Gaza dari Genosida dan kelaparan massal dihadiri tokoh agama hingga jajaran kementerian. Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan akan mengirim 10.000 ton beras dalam waktu dekat.

"Kita juga akan mengirimkan bantuan makanan 10.000 ton beras dalam waktu dekat ke Palestina," kata Sugiono dalam Aksi Bela Palestina di Monas.

Melansir Aljazeera, setidaknya 41 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak Senin, 4 Agustus 2025 termasuk 20 warga yang mencari bantuan.

Pihak berwenang di Gaza melaporkan lebih dari 22.000 truk bantuan kemanusiaan menunggu di luar Jalur Gaza, 84 truk telah memasuki wilayah kantong terkepung sejak Israel melonggarkan pembatasan pada 27 Juli.


Editor: Muhammad Zunus
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo