Arina.id – Beberapa hari lagi umat Islam di seluruh dunia akan menghadapi bulan suci Ramadhan. Sebagai seorang muslim, sudah seharusnya kita menyambut kedatangan bulan mulia ini dengan suka cita karena di dalam bulan Ramadhan ini umat Islam bisa meraih aneka keberkahan, rahmat, dan ampunan dari Allah.
Ramadhan juga bisa menjadi sarana umat Islam untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas amal ibadah serta mengekang hawa nafsu dengan cara berpuasa. Melalui puasa, seorang muslim bisa belajar mengendalikan diri dari berbagai hal yang dapat membatalkan puasa dan mengurangi pahalanya.
Dengan demikian, Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk membentuk pribadi yang lebih baik dan juga bertakwa. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Surat Al-Baqarah ayat 183:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Di sisi lain, adanya berbagai keutamaan pada bulan Ramadhan ini berbanding lurus dengan ujian dan rintangan yang menyertainya. Sebagaimana diketahui, menjalani puasa dan aneka ibadah lainnya selama satu bulan penuh bukanlah hal yang mudah, apalagi bagi mereka yang harus menjalani aktivitas fisik yang cukup berat. Untuk itu, di antara cara menyambut kedatangan Ramadhan adalah dengan berdoa kepada Allah agar bisa diberi kemudahan dan keselamatan dalam melewatinya.
Di antara doa yang bisa dipanjatkan dalam menyambut kedatangan bulan Ramadhan adalah sebagaimana diungkap oleh Imam Al-Qasthalani dalam kitab Al-Mawahibul Laduniyyah, (Beirut: Al-Maktabatul Islamiy, 2004) Juz IV, halaman 330. Dalam kitab tersebut disebutkan bahwa ketika memasuki bulan Ramadhan, Rasulullah membaca doa ini:
اَللَّهُمَّ سَلِّمْنِي مِنْ رَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي، وَسَلِّمْهُ مِنِّي
Allâhumma sallimnî min Ramadlâna, wa sallim Ramadlâna lî, wa sallimhu minnî.
Artinya: “Ya Allah, selamatkan aku dari Ramadhan, selamatkan Ramadhan untukku, dan selamatkan dia (Ramadhan) dariku."
Dalam menafsirkan untaian kalimat doa tersebut, Imam Al-Qasthalani menjelaskan bahwa makna “selamatkan aku dari Ramadhan” adalah agar tidak menimpaku sesuatu yang menghalangiku dari berpuasa, seperti penyakit atau lainnya.
Makna “selamatkan Ramadhan untukku” adalah agar hilal awal dan akhir Ramadhan tidak tertutup bagiku, sehingga aku tidak bingung dalam menentukan waktu puasa dan berbuka.
Adapun makna “selamatkan Ramadhan dariku” adalah agar Engkau melindungiku dari perbuatan maksiat selama bulan Ramadhan.
Itulah salah satu doa yang bisa dibaca dalam menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan. Diharapkan dengan membaca doa tersebut, Allah memberikan kekuatan, kemudahan, dan keselamatan sehingga kita bisa menjalani berbagai aktivitas ibadah di bulan Ramadhan dengan aman dan lancar.
Editor: Aiz Luthfi


