Arina.id. Pada tangal 10 Maret 2024, Fédération Internationale des Associations de Footballeurs Professionnels (FIFPRO) alias organisasi para pemain sepak bola profesional di dunia sempat menuliskan banyak pemain Muslim yang akan menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Menurut FIFPRO, beberapa pemain akan tetap menjalankan ibadah puasa selama pertengahan musim kompetisi berjalan. Oleh sebab itu, terdapat perubahan jam istirahat dan jadwal pemulihan.
Kata Vincent Gouttebarge, Chief Medical Officer FIFPRO, pertimbangan medis perlu diperhatikan selama pemain sepak bola menjalankan ibadah puasa.
Tiga hal penting guna meningkatkan pemulihan pemain di antaranya masalah nutrisi, hidrasi, dan waktu tidur.
"Selama bulan Ramadan, tubuh seorang pemain perlu beradaptasi dengan jadwal biologis yang berubah. Oleh karena itu, gangguan tidur mungkin memiliki dampak terbesar bagi seorang pemain," beber Vincent Gouttebarge.
"Jam kronologis (pemain) berbeda dari biasanya dan dikombinasikan dengan kurangnya nutrisi dan hidrasi di siang hari, hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri untuk tampil," lanjutnya.
Pada 2023, Sky Sport News pernah memberitakan pihak ofisial pertandingan di seluruh liga di Inggris, termasuk Premier League dan EFL, agar mengizinkan para pemain berbuka puasa selama pertandingan bulan Ramadan.
Duel yang melibatkan Leicester City vs Crystal Palace pun sempat dihentikan sejenak di tengah jalannya pertandingan guna memberi kesempatan kepada para pemain berbuka puasa hingga menjadi yang pertama kali terjadi di Liga Primer Inggris.
Baik kubu Leicester City maupun Crystal Palace pun sepakat sebelum pertandingan bersama wasit Graham Scott. Mereka bakal memberikan jeda pertandingan untuk memberi kesempatan kepada dua penggawa yang ingin buka puasa: Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate.
Daftar Pemain Muslim Top Dunia yang Puasa Ramadan
Planet Football pernah membikin starting XI pada Maret 2023. Isinya para pemain sepak bola Muslim yang menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Sederet pilar yang masuk dalam daftar pilihan mencakup Mohamed Salah, Antonio Rudiger, N’Golo Kante, hingga Riyad Mahrez.
Menurut Abdoulaye Doucoure, gelandang Everton, Mohamed Salah dinilai sebagai teladan dan menjadi contoh yang baik.
"Ini bukan tentang sepak bola - Anda tahu kenyataan di antara klub-klub - tetapi sebagai seorang manusia, saya mencintainya [Salah]," ujar Doucoure.
"Sebagai pesepakbola, Anda selalu ingin menjadi teladan dan Mohamed Salah adalah salah satunya. Dia bermain dengan baik di klubnya sehingga orang-orang mencintainya, tetapi mereka juga belajar tentang agamanya, Islam. Dia adalah contoh yang baik bagi kami dan sempurna," sambungnya.
Sementara N’Golo Kante pernah dikabarkan puasa secara diam-diam saat masih memperkuat Caen, salah satu klub di Perancis.
"Saat itu juga sangat panas, jadi Anda bisa melihat bahwa ia menderita. Dia mendekati saya [dan berkata], 'Jerome, tolong jangan katakan apa-apa. Saya meminta Anda untuk melakukan ini." ujar Jerome Rothen, rekan setimnya, seperti dikatakan dalam salah satu episode Oh My Goal's Soccer Stories.
"Saya menghormati pilihannya .... Pada akhirnya, dia tidak mengatakan sepatah kata pun. Dia melakukan segalanya," sambung Rothen.
Riyad Mahrez, yang mengantarkan Leicester City merebut gelar juara Liga Inggris 2016, termasuk Muslim yang taat dan pernah menunaikan ibadah umrah ke Mekah. Mahrez disebut-sebut tetap menjalankan ibadah Ramadan.
Selain daftar pemain tersebut, penggawa lain yang masuk starting XI pilihan Planet Football dan menjalankan ibadah di bulan Ramadan mencakup Yassine Bounou, Cheikhou Kouyate, Antonio Rudiger, dan Wesley Fofana.
Kemudian disusul Noussair Mazraoui, Abdoulaye Doucoure, Sofyan Amrabat, serta Ousmane Dembele.
Editor: Abdul Fatah


