Patrick Kluivert Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Patrick Kluivert Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Jakarta, Arina.id — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengumumkan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia . Pengumuman ini hanya berselang dua hari setelah PSSI resmi mengakhiri masa kerja Shin Tae-yong sebagai pelatih Skuad Garuda.

"PSSI resmi menetapkan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Pelatih asal Belanda tersebut dikontrak dua tahun dari 2025 hingga 2027 dengan opsi perpanjangan kontrak," tulis pihak PSSI melalui laman resminya.

PSSI mengatakan bahwa Kluivert akan datang ke Indonesia pada Sabtu (11/1/2025). Pada Minggu (12/1/2025), arsitek berumur 48 tahun itu akan diperkenalkan kepada publik. Patrick Kluivert mendapat kontrak dua tahun sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Kluivert akan didampingi dua asisten asal Belanda Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Selain itu, legenda timnas Belanda itu akan didampingi dua asisten asal Indonesia.

"Saat melatih Skuad Garuda, Kluivert akan dibantu oleh sejumlah asisten pelatih dari Belanda seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Selain itu, akan ada dua pelatih lokal Indonesia yang menjadi asisten pelatih," tulis pihak PSSI.

Kolaborasi Kluivert, Pastoor, dan Landzaat akan dimulai pada Maret 2025. Saat itu, Timnas Indonesia akan menghadapi Australia dan Bahrain di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Sebelumnya PSSI memberhentikan Shin Tae-yong dari jabatan pelatih Timnas Indonesia. Keputusan besar tersebut diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2025) pagi WIB.

Pelatih asal Korea Selatan ini harus meninggalkan kursi kepelatihan setelah lima tahun bekerja. Ia dianggap sukses membawa perubahan besar bagi Tim Garuda.

Shin Tae-yong adalah sosok pelatih yang telah membawa Timnas Indonesia ke level baru. Di bawah Arahnya, Indonesia berhasil kembali ke Piala Asia, tampil di Piala Asia U-23, dan melaju hingga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Erick beralasan STY dipecat di antaranya karena masalah strategi, komunikasi dan kepemimpinan di Timnas Indonesia. 

"Kita melihat perlu ada pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi yang tentu disepakati oleh para pemain," kata Erick Thohir.

"Lalu komunikasi yang lebih baik dan tentu implementasi program yang lebih baik secara menyeluruh," imbuhnya.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo