Perang Amerika vs Venezuela: Trump Perintahkan Menyerang, Maduro Aktifkan Sistem Pertahanan

Perang Amerika vs Venezuela: Trump Perintahkan Menyerang, Maduro Aktifkan Sistem Pertahanan

Arina.id - Amerika Serikat (AS) dan Venezuela di ambang perang. Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah memerintahkan serangan terhadap sejumlah target, termasuk lokasi militer di Venezuela.

Perintah perang ini diungkap oleh jurnalis CBS Jennifer Jacobs lewat akun media sosial X miliknya, sebagaimana dikutip oleh sejumlah media. "Presiden Trump memerintahkan serangan terhadap lokasi di dalam wilayah Venezuela, termasuk fasilitas militer," demikian tulis Jacobs di X.

Jacobs juga menuturkan bahwa pejabat pemerintahan Trump mengetahui adanya laporan ledakan di Caracas. "Pejabat pemerintahan Trump mengetahui laporan tentang ledakan dan aktivitas pesawat di atas ibu kota Venezuela, Caracas, pada pagi hari ini, sejumlah narasumber mengatakan kepada CBS News. Namun, belum ada komentar resmi," tulisnya. 

Koresponden RIA Novosti melaporkan pada Sabtu dini hari waktu setempat, sebuah ledakan terdengar di Caracas, Ibu Kota Venezuela. Warga setempat melaporkan adanya ledakan di berbagai bagian kota, termasuk di sekitar Bandara Internasional Maiquetia "Simon Bolivar" dan Pelabuhan La Guaira.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil, segera mengeluarkan pernyataan dengan mengecam keras agresi Amerika terhadap negaranya. 

Melalui unggahan Telegram, Gil menyatakan Republik Bolivarian Venezuela menolak dan mengutuk tindakan agresi militer yang secara terang-terangan dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat saat ini terhadap wilayah dan rakyat Venezuela.

"Republik Bolivarian Venezuela menolak, mengecam, dan menyatakan kepada komunitas internasional agresi militer terang-terangan yang dilakukan pemerintah AS saat ini terhadap wilayah dan rakyat Venezuela," kata Gil.

Gil menekankan bahwa Venezuela mengecam seluruh agresi militer AS yang diluncurkan di kawasan sipil maupun militer di ibu kota Republik, Caracas, serta di negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira.

Menurut Gil, Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah memerintahkan penerapan penuh rencana pertahanan nasional sebagai respons atas serangan Amerika Serikat, serta mengaktifkan sistem pertahanan menyeluruh Venezuela secepat mungkin.

Pemerintah Venezuela juga menyerukan kepada seluruh kekuatan nasional untuk meningkatkan upaya mobilisasi dalam menghadapi situasi tersebut.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo