Hari Raya Idul Fitri 2025 & Sekolah Libur Satu Bulan Selama Ramadhan Era Gus Dur

Hari Raya Idul Fitri 2025 & Sekolah Libur Satu Bulan Selama Ramadhan Era Gus Dur

Arina.id. Hari Raya Idul Fitri 2025 diperkirakan bertepatan dengan tanggal 31 Maret 2025. Pada era Presiden Gus Dur atau K.H. Abdurrahman Wahid, sekolah pernah mendapatkan jatah libur satu bulan selama Ramadhan. 

Menurut Kalender Hijriah Indonesia 2025 yang diterbitkan Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah bertepatan dengan Senin, 31 Maret 2025.

Masih menurut ketentuan Kalender Hijriah Indonesia 2025 versi Kemenag RI, awal Ramadhan 1446 Hijriah berlangsung pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. Setidaknya, bulan puasa diperkirakan berlangsung sebulan penuh selama periode 1-30 Maret 2024.

Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor: 1017 Tahun 2024, Nomor: 2 Tahun 2024, dan Nomor: 2 Tahun 2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025 juga turut menetapkan hal yang sama. 

Berdasarkan SKB 3 Menteri, Idulfitri 1446 Hijriah menjadi hari libur nasional pada Senin-Selasa, 31 Maret-1 April 2025. 

Selain itu, empat hari kemudian, yakni Rabu, Kamis, Jumat, dan Senin atau tanggal 2, 3, 4, dan 7 April 2025 turut masuk daftar cuti bersama 2025 dalam rangka Idul Fitri 1446 Hijriah. 

Berikut adalah daftar lengkap hari libur nasional dan cuti bersama 2025:

Hari Libur Nasional 2025
1. 1 Januari (Rabu) Tahun Baru 2025 Masehi
2. 27 Januari (Senin) Isra Mikraj Nabi Muhammad saw.
3. 29 Januari (Rabu) Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili
4. 29 Maret (Sabtu) Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1947)
5. 31 Maret-1 April (Senin-Selasa) Idulfitri 1446 Hijriah
6. 18 April (Jumat) Wafat Yesus Kristus
7. 20 April (Minggu) Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah)
8. 1 Mei (Kamis) Hari Buruh Internasional
9. 12 Mei (Senin) Hari Raya Waisak 2569 BE
10. 29 Mei (Kamis) Kenaikan Yesus Kristus
11. 1 Juni (Minggu) Hari Lahir Pancasila
12. 6 Juni (Jumat) Iduladha 1446 Hijriah
13. 27 Juni (Jumat) 1 Muharam Tahun Baru Islam 1447 Hijriah
14. 17 Agustus (Minggu) Proklamasi Kemerdekaan
15. 5 September (Jumat) Maulid Nabi Muhammad saw.
16. 25 Desember (Kamis) Kelahiran Yesus Kristus

Cuti Bersama 2025 
1. 28 Januari (Selasa)  Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili
2. 28 Maret (Jumat) Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1947)
3. 2, 3, 4, dan 7 April (Rabu, Kamis, Jumat, dan Senin) Idulfitri 1446 Hijriah
4. 13 Mei (Selasa) Hari Raya Waisak 2569 BE
5. 30 Mei (Jumat) Kenaikan Yesus Kristus
6. 9 Juni  (Senin) Idul Adha 1446 Hijriah
7. 26 Desember (Jumat) Kelahiran Yesus Kristus

 

Kisah Sekolah Libur Bulan Ramadhan Era Gus Dur 

Sebelum datangnya Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, umat Muslim tentunya bakal menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan.

Artinya, setiap orang Islam yang sudah memenuhi syarat, maka wajib melakukan puasa dalam jangka waktu sebulan penuh. Nantinya, pesta kemenangan dilakukan pada Hari Raya Idul Fitri. 

Allah Swt. berfirman melalui surah Al-Baqarah ayat 185: 

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ ۝١٨٥

syahru ramadlânalladzî unzila fîhil-qur'ânu hudal lin-nâsi wa bayyinâtim minal-hudâ wal-furqân, fa man syahida mingkumusy-syahra falyashum-h, wa mang kâna marîdlan au ‘alâ safarin fa ‘iddatum min ayyâmin ukhar, yurîdullâhu bikumul-yusra wa lâ yurîdu bikumul-‘usra wa litukmilul-‘iddata wa litukabbirullâha ‘alâ mâ hadâkum wa la‘allakum tasykurûn

Artinya:"Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur,". 

Pada masa pemerintahan Presiden Abdurahman Wahid atau dikenal lewat panggilan akrab Gus Dur, libur Ramadan pernah berlangsung selama 1 bulan penuh. 

Hal ini lantas dikenang sebagai salah satu momen yang paling fenomenal selama pemerintahan Gus Dur usai menggantikan posisi Presiden B.J. Habibie pada tahun 1999.

Gus Dur, Presiden Republik Indonesia ke-4 itu, membuat keputusan yang sangat menarik. Ia meliburkan sekolah selama sebulan dalam rangka menyambut Ramadhan.

Selain itu, Gus Dur juga turut mengeluarkan himbauan agar sekolah-sekolah di Indonesia membikin acara Pesantren Kilat selama tahun 1999.

Mengutip lamam Museum Kepresidenan Republik Indonesia, keputusan libur Ramadan selama 1 bulan penuh dinilai termasuk kebijakan yang sangat memperhatikan dan memberikan kesempatan bagi anak-anak sekolah agar lebih fokus dalam belajar agama Islam.

Hingga kini, pentapan sekolah libur satu bulan penuh selama Ramadan termasuk kesempatan langka hingga dikenang banyak pihak. 

Mereka menganggap Presiden Abdurahman Wahid kala itu memberikan bentuk perhatian dan kepedulian terhadap umat Muslim hingga bisa menikmati bulan Ramadhan dengan penuh bahagia lantaran sekolah mendapatkan jatah libur selama sebulan penuh.
 


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo