Arina.id. Banjir bisa memberika dampak yang luar biasa selama musim hujan. Oleh sebab itu, cara mencegak dampak banjir bisa dipakai selama musim hujan demi menghindari berbagai macam bencana yang bisa saja datang tiba-tiba.
Menurut Geoportal Data Bencana Indonesia Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB), dampak bencana alam selama tanggal 1 Januari hingga 11 Desember 2024 telah menelan korban jiwa sebanyak 448 orang.
Kemudian 5 juta lebih menderita dan mengungsi. Selain itu, 62 orang hilang dan 1.130 lainnya luka-luka. Data yang sama juga menunjukkan jumlah kejadian banjir mencapai 957 kali dan cuaca ekstrem 405. Secara total terdapat 1.904 kejadian bencana di Indonesia selama periode yang sama.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga memprediksi terjadi potensi banjir rob pada sejumlah kawasan pesisir di Indonesia sejak tanggal 12 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.
"Maka dari itu kami mengimbau semua pihak selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari banjir rob/pasang maksimum air laut pada periode yang kami laporkan ini," beber Eko Prasetyo, Direktur Meteorologi Maritim BMKG, seperti dikutip Antaranews.
Selama musim hujan, masyarakat tentunya perlu untuk waspada terhadap ancaman bencana banjir. Maka dari itu, disarankan untuk melakukan berbagai macam hal dalam rangka mencegah dampak banjir.
Cara Mengantisipasi Dampak Banjir Selama Musim Hujan
Bencana seperti banjir, longsor, hingga angin kencang sering dihadapi masyarakat. Hal ini bisa jadi mengakibatkan kerusakan.
Berikut ini adalah langkah-langkah mengantisipasi dampak banjir selama musim hujan seperti dikutip via laman PBD Daerah Istimewa Yogyakarta:
Pantau Cuaca
Masyarakat dapat memantau cuaca melalui situs web resmi. Semisal milik BMKG. Gunanya untuk mengetahui data prakiraan hujan dan cuaca ekstrim.
Bersihkan Saluran Air
Saluran air seperti drainase, selokan, hingga sungai perlu dibersihkan agar tidak menghambar laju air. Saluran air yang tersumbat bisa membikin banjir.
Sumur Resapan dan Kolam Retensi
Sumur Rresapan dan kolam retensi termasuk mempunyai peran penting. Fungsinya bisa untuk mengurangi limpasan air hujan dan mengurangi potensi banjir.
Sistem Peringatan Dini
Sistem peringatan dini dapat memberikan waktu kepada masyarakat untuk segera melakukan evakuasi maupun pencegahan banjir.
Simulasi Bencana
Simulasi bencana juga menjadi salah satu yang diperlukan sebagai tindakan antisipasi banjir. Masyarakat bakal mengetahui apa yang harus dilakukan apabila terjadi potensi banjir.
Editor:


