Doa saat Terjadi Bencana Alam seperti Gempa Bumi

Doa saat Terjadi Bencana Alam seperti Gempa Bumi

Arina.id - Kejadian gempa bumi selalu mengingatkan kita bahwa manusia hanyalah makhluk lemah di hadapan kekuasaan Allah SWT. Getaran yang mengguncang bumi bukan sekadar peristiwa alam, tetapi juga menjadi tanda kebesaran-Nya sekaligus panggilan agar manusia kembali mendekat kepada-Nya.

Adanya gempa, terlebih dalam magnitudo yang besar berdampak hebat pada aspek psikologis, sehingga masyarakat pun merasa takut dan cemas, khawatir akan ada gempa susulan. Namun bagi mereka yang paham kejadian alam tersebut merupakan momen untuk intropeksi diri dan berdoa keselamatan kepada Allah. 

Dalam situasi penuh kepanikan dan ketidakpastian seperti ini, Islam memberikan tuntunan batin melalui doa-doa yang diajarkan Rasulullah. 

Dalam surat al-An'am ayat 63-64 ditegaskan:

قُلْ مَنْ يُنَجِّيكُمْ مِنْ ظُلُمَاتِ الْبَرِّ وَالْبَحْرِ تَدْعُونَهُ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً لَئِنْ أَنْجَانَا مِنْ هَذِهِ لَنَكُونَنَّ مِنَ الشَّاكِرِينَ

Artinya: "Katakanlah (Muhammad), "Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, ketika kamu berdoa kepada-Nya dengan rendah hati dan dengan suara yang lembut?" (Dengan mengatakan), "Sekiranya Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur."

 قُلِ اللَّهُ يُنَجِّيكُمْ مِنْهَا وَمِنْ كُلِّ كَرْبٍ ثُمَّ أَنْتُمْ تُشْرِكُونَ

Artinya: "Katakanlah (Muhammad), "Allah yang menyelamatkan kamu dari bencana itu dan dari segala macam kesusahan, namun kemudian kamu (kembali) mempersekutukan-Nya."

Oleh karena itu, terdapat beberapa doa dan zikir dalam hadits Nabi yang dapat digunakan seorang hamba untuk memohon perlindungan kepada Allah Yang Maha Kuasa ketika sedang tertimpa sesuatu yang menakutinya atau membuatnya khawatir, serta memohon keselamatan dan pertolongan-Nya. 

Di antara hadits yang mencantumkan doa tersebut adalah hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Umar, dari Umar bin Khattab bahwa Rasulullah ketika mendengar guntur dan kilat menyambar:

 اللهمَّ لا تَقتُلْنا بغَضَبِكَ ولا تُهلِكْنا بعَذابِكَ وعافِنا قبلَ ذلك

Allahumma la taqtulna bighadabika wala tuhlikna bi adzabika wa 'afina qabla dzalik.

Artinya: "Ketika Rasulullah mendengar suara guntur dan kilat, beliau berkata: “Ya Allah, janganlah Engkau binasakan kami dengan amarah-Mu, dan janganlah Engkau binasakan kami dengan azab-Mu, dan berilah kami keselamatan sebelum itu terjadi.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi dalam Sunan-nya, Al-Nasa'i dalam Amal Al-Yaum wa Al-Laylah, Ahmad dalam Musnad-nya, dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak.

Dalam riwayat lain bersumber dari Aisyah disebutkan ketika ada angin kencang Rasulullah pernah berdoa:

اللَّهُمَّ إني أَسأَلُكَ خَيرَها، وَخَيرَ مَا فيها، وَخَيْرَ مَا أُرسِلَتْ بِهِ، وَأعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ ما فيها، وشَرِّ ما أُرسِلتْ بِه

Allahumma inni as'aluka khairaha wa khaira ma fiha, wa khaira ma ursilat bihi, wa audzubika min syarriha wa syarri ma fiha, wa syarri ma ursilat bihi.

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikannya, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan dari apa yang dibawanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan yang ada di dalamnya, dan keburukan dari apa yang dibawanya."

Redaksi hadits yang berisi doa-doa ini, khususnya dalam konteks bencana alam di Indonesia, tentu sangat relevan dibaca. Misal bencana gempa bumi, angin puting beliung, banjir bandang, dan lain-lain.

Hadits-hadits ini juga menunjukkan betapa pentingnya berdoa saat terjadi gempa bumi atau peristiwa menakutkan lainnya seperti bencana dan malapetaka dan para ulama telah menggunakan hadits ini sebagai sumber rujukan. Wallahu a'lam.


Editor:
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo