Doa yang Diajarkan Ibrahim bin Adham agar Terhindar dari Binatang Buas

Doa yang Diajarkan Ibrahim bin Adham agar Terhindar dari Binatang Buas

Ibrahim bin Adham adalah salah satu tokoh sufi terkemuka yang hidup di abad ke-8 M. Perjalanan hidupnya diwarnai dengan berbagai kisah yang membuatnya semakin merasa dekat dengan Allah. Di antaranya adalah ketika Ibrahim bin Adham berhadapan dengan seekor binatang buas, dalam situasi ini Ibrahim bin Adham memanjatkan doa agar diberi pertolongan dan perlindungan dari Allah.

Ibnu Abdi Dunya dalam kitab Mujabud Da‘awah (Kairo, Maktabatul Qur’an: t.t) Halaman 122 menyampaikan sebuah kisah yang bersumber dari Khalaf bin Tamim. Suatu hari, Ibrahim bin Adham didatangi sejumlah orang yang ketakutan karena ada seekor singa masuk perkampungan.

"Ada singa di sana!" kata orang-orang yang merasa ketakutan.  

"Tunjukkan kepadaku di mana singa itu!” jawab Ibrahim bin Adham.  

Setelah diberi tahu keberadaan singa liar tersebut, Ibrahim bin Adham langsung berangkat ke sana. Benar saja, di sana terdapat singa yang membahayakan nyawa penduduk. Dengan penuh keyakinan kepada Allah yang disertai ketajaman instingnya, Ibrahim bin Adham pun mendekati singa itu dan berkata:

“Wahai singa, jika kamu diperintahkan oleh Allah untuk melakukan sesuatu kepada kami, maka lakukanlah apa yang telah diperintahkan kepadamu. Namun jika tidak, maka kembalilah ke tempat asalmu,” ucap Ibrahim bin Adham.

Tidak lama kemudian, singa itu berbalik arah dan pergi menjauh sambil mengibaskan ekornya. Usai melihat kejadian itu, orang-orang pun merasa takjub karena Ibrahim bin Adham mampu berkomunikasi dengan singa sekaligus mengusirnya.

Ibrahim bin Adham pun kemudian mendekati mereka dan memberikan ijazah doa saat ada binatang buas, yaitu sebagaimana berikut:

اللَّهُمَّ احْرُسْنَا بِعَيْنِكَ الَّتِي لَا تَنَامُ، وَاكْفِنَا بِرُكْنِكَ الَّذِي لَا يُرَامُ، وَارْحَمْنَا بِقُدْرَتِكَ عَلَيْنَا، وَلَا نَهْلِكُ وَأَنْتَ رَجَاؤُنَا  

Allâhummaḫrusnâ bi ‘aynika allatî lâ tanâmu, wakfinâ biruknika alladzî lâ yurâmu, warḫamnâ biqudratika ‘alaynâ, wa lâ nahliku wa anta rajâ’unâ.

Artinya: “Ya Allah, jagalah kami dengan pandangan-Mu yang tak pernah tidur. Lindungilah kami dengan kekuatan-Mu yang tak tergoyahkan. Kasihilah kami dengan kuasa-Mu atas kami. Jangan biarkan kami binasa sementara Engkau adalah harapan kami.”

Menurut penuturan Khalaf bin Tamim, dia selalu membaca doa ini dengan istiqamah dan tidak pernah ada pencuri, binatang buas, atau bahaya yang mengancamnya.  

Demikian doa keselamatan yang diajarkan Ibrahim bin Adham agar terhindar dari binatang buas. Diharapkan dengan istiqamah membaca doa ini, kita semua senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah dan dijauhkan dari berbagai ancaman serta bahaya. Wallahu a‘lam.
 


Editor:
Al-Quran Digital

Islami Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo