Dark
Light
Dark
Light

Demo di Pelabuhan Yunani Blokade Pengiriman Baja untuk Militer Israel

Demo di Pelabuhan Yunani Blokade Pengiriman Baja untuk Militer Israel

Arina.id - Demo besar dilakukan aktivis Yunani di Pelabuhan Piraeus, salah satu pelabuhan terbesar di Eropa. Mereka memblokade penggiriman baja untuk perlengkapan militer Israel. Demo digelar sebagai protes dan desakan agar pembantaian yang dilakukan Zionis di Gaza dihentikan.

Aktivis yang terlibat dalam demonstrasi tersebut di antaranya masyarakat pro-Palestina, serikat kerja Pelabuhan Piraeus (ENEDEP), organisasi-organisasi sayap kiri, termasuk anggota parlemen dari Partai Komunis Yunani (KKE). Mereka menduduki dermaga 2 dan 3 yang biasa digunakan untuk aktivitas bongkar muat barang.

Presiden ENEDEP Markos Bekris, dalam unjuk rasa tersebut menyatakan bahwa mereka tak akan mengizinkan pelabuhan tersebut menjadi pangkalan untuk mendukung pembantaian rakyat Palestina oleh Israel.

"Kami tak akan membiarkan pelabuhan ini menjadi pangkalan bagi Amerika Serikat, NATO, atau Uni Eropa. Tujuan kami adalah untuk memblokade proses bongkar muat dan mencegah pengapalan kargo yang mematikan ini," kata Bekris, dikutip dari Anadolu, Senin 14 Juli 2025.

"Kami tak akan menodai tangan kami dengan darah, kami tidak mau menjadi kaki tangan dan, di saat yang sama, sasaran aksi balasan," ujarnya menambahkan.

Zionis Israel terus menentang seruan gencatan senjata dari komunitas internasional dan memilih tetap melanjutkan agresi ke Jalur Gaza yang berlangsung sejak Oktober 2023 dan telah menewaskan lebih dari 58 ribu warga, yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak.

Pengeboman besar-besaran oleh pasukan zionis menyebabkan kehancuran masif di wilayah kantong tersebut serta mengakibatkan kelangkaan makanan dan merebaknya penyakit.

Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan pada November lalu terhadap pemimpin Israel Benjamin Netanyahu dan mantan petinggi pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait serbuan militernya di Jalur Gaza tersebut.


Editor: Muhammad Taufiq
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo